Berawal dari Hobi Kejar Diskon, Pemuda Ini Hadirkan Jasorder
Jum'at, 25 September 2020 - 19:27 WIB
Adam Fahmi Fikri menghadirkan jasa preorder dengan harga yang lebih murah sampai dengan 35 persen dibanding dengan di tempat serupa lainnya. / Foto: ist
JAKARTA - Masa pandemi membuat masyarakat kesulitan untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Demi mencegah penyebaran Covid-19 , ruang gerak pun dibatasi dengan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah. Kebijakan tersebut memang merupakan langkah tepat dalam menanggulangi pandemi yang dampaknya kian bertambah dari hari ke hari.
(Baca juga: Jaga Kebugaran dan Kesehatan Fisik dengan Bersepeda )
Selain aktivitas yang dibatasi, tidak dapat dimungkiri sektor ekonomi juga terganggu, terutama para konsumen. Walaupun kondisi saat ini begitu berefek pada berbagai macam sektor, namun produk-produk kekinian masih terus bermunculan dengan menampilkan kelebihannya yang semakin meningkat dan tentu saja menggiurkan di mata konsumen.
Di sisi lain, keinginan belum berbanding lurus dengan kemampuan. Daya beli yang tinggi tidak didukung keadaan ekonomi negeri yang sulit untuk diprediksi.
Menanggapi hal tersebut, seorang lulusan Universitas Negeri Jakarta jurusan Agama Islam, Adam Fahmi Fikri menemukan cara jitu dalam mengatasi kekhawatiran kebanyakan konsumen. Tak hanya mahir dalam olah vokal, Adam juga cerdik menemukan keselarasan antara daya beli konsumen yang begitu tinggi dengan keadaan ekonomi negeri.
Adam mencoba menghadirkan Jasorder, platform jasa preorder dengan harga yang lebih murah sampai dengan 35% dibandingkan dengan harga dari marketplace lain. Adam pun yakin bahwa konsumen akan tertarik untuk membeli barang-barang kekinian.
(Baca juga: Jaga Kebugaran dan Kesehatan Fisik dengan Bersepeda )
Selain aktivitas yang dibatasi, tidak dapat dimungkiri sektor ekonomi juga terganggu, terutama para konsumen. Walaupun kondisi saat ini begitu berefek pada berbagai macam sektor, namun produk-produk kekinian masih terus bermunculan dengan menampilkan kelebihannya yang semakin meningkat dan tentu saja menggiurkan di mata konsumen.
Di sisi lain, keinginan belum berbanding lurus dengan kemampuan. Daya beli yang tinggi tidak didukung keadaan ekonomi negeri yang sulit untuk diprediksi.
Menanggapi hal tersebut, seorang lulusan Universitas Negeri Jakarta jurusan Agama Islam, Adam Fahmi Fikri menemukan cara jitu dalam mengatasi kekhawatiran kebanyakan konsumen. Tak hanya mahir dalam olah vokal, Adam juga cerdik menemukan keselarasan antara daya beli konsumen yang begitu tinggi dengan keadaan ekonomi negeri.
Adam mencoba menghadirkan Jasorder, platform jasa preorder dengan harga yang lebih murah sampai dengan 35% dibandingkan dengan harga dari marketplace lain. Adam pun yakin bahwa konsumen akan tertarik untuk membeli barang-barang kekinian.
Lihat Juga :