Dua Gejala Virus Corona Mematikan Ditemukan di Hidung

Kamis, 01 Oktober 2020 - 18:39 WIB
Namun, Katrina Herren, kepala petugas klinis di Doctorlink menyebutkan, bahwa hidung meler adalah gejala yang dilaporkan pada pasien COVID-19. Pilek terjadi pada sekitar 5% orang dengan COVID-19.

"Tidak ada cara yang benar untuk membedakan tanpa tes laboratorium untuk mencari virus yang menyebabkan COVID-19 dan flu biasa," jelas Herren dilansir Express.

"Namun, jika Anda tidak mengalami demam atau batuk terus menerus, kemungkinan besar itu adalah flu biasa daripada COVID-19," sambungnya.

Pilek bisa menjadi tanda peringatan awal virus corona, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Meskipun pilek sangat umum, itu bisa menjadi tanda sesuatu yang lebih serius. Pilem lebih mungkin disebabkan oleh COVID-19 jika disertai dengan gejala yang lebih umum.

Jika Anda merasa sesak dan mengalami demam tinggi atau batuk parah, Anda harus mengisolasi diri setidaknya selama tujuh hari. Pada dasarnya, hidung tersumbat disebabkan oleh virus dan bakteri saat seseorang sakit atau terinfeksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!