8 Tahun Berkarya, Noah Akan Hadirkan Konser Berbalut Drama dan Visual Effect
Selasa, 06 Oktober 2020 - 08:02 WIB
Konser Noah Eightniversary: Perjalanan Tak Putus menyajikan kisah cinta sepasang manusia yang terinspirasi dari rangkaian lirik dari lagu-lagu Noah . Konser ini juga menggambarkan suka duka dan jatuh bangun anak manusia dalam menjalani kehidupan. Artis Pamela Bowie akan terlibat dalam konser ini dengan berperan sebagai Lara dan akan beradu peran dengan Jourdy Pranata sebagai Bara, serta dua penari kontemporer.
"Ada beberapa nama. Awalnya itu sangat berkembang. Kali pertama malah apakah Noah bisa drama juga. Kita enggak bisa. Tapi akhirnya kita bilang itu di luar wilayah kita untuk menilai kapasitas seorang aktor. Akhirnya kita serahkan ke yang lebih tahu," ungkap Ariel Noah .
(Baca juga: Pandemi, Kak Seto Sarankan Orang Tua Bangun Suasana Rumah Lebih Menyenangkan )
Indra Yudhistira, Creative Director Noah Eightniversary: Perjalanan Tak Putus, mengatakan jika konser ini akan berlangsung menarik karena merupakan konser virtual pertama yang menggabungkan satu teknologi baru yakni extended reality. Guna menghadirkan kemasan art visual, pihaknya menggandeng salah satu studio animasi kenamaan asal Yogyakarta, BikinAnimasi.com, yang dimotori seniman digital Narotama dengan Ignatius Dimas Yulianto.
"Ada beberapa nama. Awalnya itu sangat berkembang. Kali pertama malah apakah Noah bisa drama juga. Kita enggak bisa. Tapi akhirnya kita bilang itu di luar wilayah kita untuk menilai kapasitas seorang aktor. Akhirnya kita serahkan ke yang lebih tahu," ungkap Ariel Noah .
(Baca juga: Pandemi, Kak Seto Sarankan Orang Tua Bangun Suasana Rumah Lebih Menyenangkan )
Indra Yudhistira, Creative Director Noah Eightniversary: Perjalanan Tak Putus, mengatakan jika konser ini akan berlangsung menarik karena merupakan konser virtual pertama yang menggabungkan satu teknologi baru yakni extended reality. Guna menghadirkan kemasan art visual, pihaknya menggandeng salah satu studio animasi kenamaan asal Yogyakarta, BikinAnimasi.com, yang dimotori seniman digital Narotama dengan Ignatius Dimas Yulianto.
(nug)
Lihat Juga :