Kondisi Drop sejak 3 Hari Terakhir, Keluarga Ada di Sisi Eddie Van Halen saat Wafat
Rabu, 07 Oktober 2020 - 07:24 WIB
Mendiang Eddie Van Halen saat beraksi bersama gitarnya. Foto/AP/Invision/Rich Fury
JAKARTA - Istri Eddie Van Halen, Janie, berada di sisi sang musisi kala menutup mata untuk selamanya pada Selasa (6/10) waktu setempat. Gitaris sekaligus pendiri band rock Van Halen itu mengembuskan napas terakhir di St. John's Hospital, Santa Monica, California, AS, setelah menyerah pada penyakit kanker tenggorokan yang dideritanya.
Laman TMZ melaporkan, di detik-detik menjelang kematiannya, Eddie dikelilingi oleh keluarga terdekatnya. Ada istri, sang anak Wolfgang, kakak sekaligus drummer Van Halen Alex, bahkan mantan istrinya, Valerie Bertinelli.
Menurut seorang sumber, kondisi kesehatan Eddi memang menurun sejak tiga hari terakhir. Dokter menemukan kanker yang menggerogoti tenggorokannya telah menjalar ke bagian tubuh lain, termasuk otak. (Baca Juga: Gitaris Rock Legendaris Eddie Van Halen Meninggal Dunia )
Eddie diketahui sudah lebih dari 10 tahun mengidap kanker. Selama itu ia kerap keluar masuk rumah sakit untuk menjalani serangkaian pengobatan maupun kemoterapi. Bahkan dalam lima tahun terakhir Eddie dilaporkan sering bolak-balik antara Amerika dan Jerman untuk mendapatkan terapi radiasi.
Laman TMZ melaporkan, di detik-detik menjelang kematiannya, Eddie dikelilingi oleh keluarga terdekatnya. Ada istri, sang anak Wolfgang, kakak sekaligus drummer Van Halen Alex, bahkan mantan istrinya, Valerie Bertinelli.
Menurut seorang sumber, kondisi kesehatan Eddi memang menurun sejak tiga hari terakhir. Dokter menemukan kanker yang menggerogoti tenggorokannya telah menjalar ke bagian tubuh lain, termasuk otak. (Baca Juga: Gitaris Rock Legendaris Eddie Van Halen Meninggal Dunia )
Eddie diketahui sudah lebih dari 10 tahun mengidap kanker. Selama itu ia kerap keluar masuk rumah sakit untuk menjalani serangkaian pengobatan maupun kemoterapi. Bahkan dalam lima tahun terakhir Eddie dilaporkan sering bolak-balik antara Amerika dan Jerman untuk mendapatkan terapi radiasi.
Lihat Juga :