Buntut Kemarahan Netizen China ke BTS, Samsung dan Fila Hapus Konten Terkait Grup Tersebut
Senin, 12 Oktober 2020 - 19:14 WIB
Dalam acara Van Fleet Award yang digelar untuk merayakan hubungan baik Korea Selatan dan Amerika Serikat itu, RM menyinggung tentang Perang Korea, yang tahun ini memasuki peringatan yang ke-70 tahun.
"Kami akan selalu ingat sejarah pahit yang dialami dua negara ini dan pengorbanan pria dan wanita yang tak terhitung jumlahnya," kata RM kala itu.
Perlu diketahui, saat Perang Korea yang berlangsung pada 1950-1953, China bersekutu dengan Korea Utara dan Uni Soviet. Sementara Amerika Serikat bergabung dengan Korea Selatan.
Hal inilah yang membuat netizen China marah, karena menganggap BTS gak sensitif dan berat sebelah dalam melihat Perang Korea. (Baca Juga: Idola Korea yang Sempat Hiatus karena Skandal yang Mereka Buat )
Foto: Samsung
Gara-gara kasus ini, ARMY pun jadi terbelah dua. Beberapa ARMY China menyebut mereka gak akan lagi menggemari BTS.
"Ada ribuan tentara China yang mengorbankan nyawanya dalam perang. Kamu orang Korea Selatan bisa mengatakan itu (seperti yang dikatakan BTS), tapi aku orang China, jadi aku marah dan keluar dari fan club grup untuk menunjukkan sikapku," ujar salah satu ARMY dengan nama belakang Li yang diwawancarai Global Times.
"Kami akan selalu ingat sejarah pahit yang dialami dua negara ini dan pengorbanan pria dan wanita yang tak terhitung jumlahnya," kata RM kala itu.
Perlu diketahui, saat Perang Korea yang berlangsung pada 1950-1953, China bersekutu dengan Korea Utara dan Uni Soviet. Sementara Amerika Serikat bergabung dengan Korea Selatan.
Hal inilah yang membuat netizen China marah, karena menganggap BTS gak sensitif dan berat sebelah dalam melihat Perang Korea. (Baca Juga: Idola Korea yang Sempat Hiatus karena Skandal yang Mereka Buat )
Foto: Samsung
Gara-gara kasus ini, ARMY pun jadi terbelah dua. Beberapa ARMY China menyebut mereka gak akan lagi menggemari BTS.
"Ada ribuan tentara China yang mengorbankan nyawanya dalam perang. Kamu orang Korea Selatan bisa mengatakan itu (seperti yang dikatakan BTS), tapi aku orang China, jadi aku marah dan keluar dari fan club grup untuk menunjukkan sikapku," ujar salah satu ARMY dengan nama belakang Li yang diwawancarai Global Times.
Lihat Juga :