Studi: Pria Belum Nikah Lebih Berisiko Meninggal akibat Covid-19
Selasa, 13 Oktober 2020 - 11:29 WIB
Dalam sebuah penelitian yang dimuat di jurnal Nature Communications, Drefahl memaparkan bahwa mereka yang lahir di luar negeri umumnya memiliki angka kematian yang lebih rendah daripada orang yang lahir di Swedia.
Ini juga berlaku jika penelitian memperhitungkan pendapatan dan tingkat pendidikan. Peningkatan risiko kematian akibat Covid-19 untuk kelompok ini tetap ada setelah para peneliti mengendalikan keadaan, seperti pendapatan dan tingkat pendidikan.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa menjadi seorang pria memiliki pendapatan yang lebih rendah dan tingkat pendidikan yang lebih rendah juga mengakibatkan risiko kematian yang sangat tinggi dari Covid-19. Mengenai aspek-aspek tersebut, hal ini juga sesuai dengan pola kematian akibat penyakit lain.
Temuan menunjukkan bahwa pria memiliki risiko kematian akibat Covid-19 lebih dari dua kali lebih tinggi daripada wanita. Pria maupun wanita yang belum menikah (termasuk mereka yang belum pernah menikah, janda atau duda dan cerai) memiliki risiko kematian akibat Covid-19 1,5-2 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang telah menikah.
Menurut para peneliti, pria umumnya memiliki angka kematian yang lebih tinggi pada usia yang sebanding, yang dianggap disebabkan oleh kombinasi biologi dan gaya hidup. "Fakta bahwa orang dengan pendidikan rendah atau berpenghasilan rendah memiliki kematian yang lebih tinggi mungkin sebagian besar disebabkan oleh faktor gaya hidup, termasuk keuangan -seberapa besar seseorang mampu memprioritaskan kesehatannya," ujar penulis studi Gunnar Andersson
Ini juga berlaku jika penelitian memperhitungkan pendapatan dan tingkat pendidikan. Peningkatan risiko kematian akibat Covid-19 untuk kelompok ini tetap ada setelah para peneliti mengendalikan keadaan, seperti pendapatan dan tingkat pendidikan.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa menjadi seorang pria memiliki pendapatan yang lebih rendah dan tingkat pendidikan yang lebih rendah juga mengakibatkan risiko kematian yang sangat tinggi dari Covid-19. Mengenai aspek-aspek tersebut, hal ini juga sesuai dengan pola kematian akibat penyakit lain.
Temuan menunjukkan bahwa pria memiliki risiko kematian akibat Covid-19 lebih dari dua kali lebih tinggi daripada wanita. Pria maupun wanita yang belum menikah (termasuk mereka yang belum pernah menikah, janda atau duda dan cerai) memiliki risiko kematian akibat Covid-19 1,5-2 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang telah menikah.
Menurut para peneliti, pria umumnya memiliki angka kematian yang lebih tinggi pada usia yang sebanding, yang dianggap disebabkan oleh kombinasi biologi dan gaya hidup. "Fakta bahwa orang dengan pendidikan rendah atau berpenghasilan rendah memiliki kematian yang lebih tinggi mungkin sebagian besar disebabkan oleh faktor gaya hidup, termasuk keuangan -seberapa besar seseorang mampu memprioritaskan kesehatannya," ujar penulis studi Gunnar Andersson
Lihat Juga :