Rajin Cuci Tangan Bantu Cegah Terinfeksi Norovirus

Selasa, 13 Oktober 2020 - 21:32 WIB
Jika Anda menderita norovirus, jangan menyiapkan makanan setidaknya selama 2 hingga 3 hari setelah Anda merasa lebih baik. Usahakan untuk tidak memakan makanan yang telah disiapkan oleh orang lain yang sedang sakit.

Norovirus dianggap sebagai penyebab paling umum dari gastroenteritis akut atau penyakit diare dan muntah di seluruh dunia. Norovirus menyebar dengan mudah melalui makanan dan minuman serta dapat berdampak besar pada kesehatan masyarakat.

Menurut laman WebMD, norovirus awalnya disebut virus norwalk setelah Kota Norwalk, Ohio, Amerika Serikat, menjadi tempat wabah pertama yang dikonfirmasi terjadi pada 1972. Norovirus menyebabkan lebih dari separuh wabah penyakit bawaan makanan setiap tahun. Ada banyak jenis norovirus, dan paparan satu jenis mungkin tidak melindungi Anda dari yang lain.

Meskipun norovirus dapat menyerang sepanjang tahun, ini lebih sering terjadi pada musim dingin. Orang terkadang menyebutnya serangga muntah musim dingin. Norovirus juga terkadang disebut keracunan makanan, karena dapat ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi. Namun, novorius tidak selalu merupakan hasil kontaminasi makanan.

Gejala khas penyakit ini termasuk mual, muntah (lebih sering pada anak-anak), diare berair (lebih sering pada orang dewasa), dan kram perut. Adapun gejala lain mencakup demam ringan, panas dingin, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. Sebagian besar gejala ini tidak serius, tetapi diare serta muntah dapat menghabiskan cairan yang dibutuhkan tubuh, dan Anda bisa mengalami dehidrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!