Makanan Manis Picu Tingkatkan Risiko Penyakit Alzheimer
Kamis, 15 Oktober 2020 - 16:04 WIB
Meskipun makanan yang tidak sehat sangat buruk bagi jantung dan kepala, makanan lain mengandung risiko kesehatan yang tersembunyi. / Foto: Stemaid Institute
GLASGOW - Demensia adalah kategori luas yang menggambarkan kelompok gejala yang berhubungan dengan kerusakan otak. Indikator paling awal adalah penyimpangan dalam ingatan, seperti lupa tentang percakapan terakhir dan salah taruh benda.
(Baca juga: Kadar Gula Darah Terlalu Tinggi Dapat Pengaruhi Suasana Hati Seseorang )
Saat penyakit Alzheimer berkembang, gejala seperti kehilangan ingatan semakin memburuk. Akhirnya, kehilangan ingatan dapat memburuk sejauh orang yang terpengaruh tidak lagi mengenali teman-teman keluarganya.
Penelitian dengan tujuan utama mengidentifikasi pengobatan dan metode pencegahan Alzheimer mungkin masih lama, tetapi penelitian telah mengidentifikasi sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko.
(Baca juga: Kadar Gula Darah Terlalu Tinggi Dapat Pengaruhi Suasana Hati Seseorang )
Saat penyakit Alzheimer berkembang, gejala seperti kehilangan ingatan semakin memburuk. Akhirnya, kehilangan ingatan dapat memburuk sejauh orang yang terpengaruh tidak lagi mengenali teman-teman keluarganya.
Penelitian dengan tujuan utama mengidentifikasi pengobatan dan metode pencegahan Alzheimer mungkin masih lama, tetapi penelitian telah mengidentifikasi sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko.
Lihat Juga :