Kapan Penurunan Berat Badan Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2?
Rabu, 21 Oktober 2020 - 12:33 WIB
Menukil dari Daily Express, Selasa (20/10), pasien diabetes lebih berisiko mengalami penurunan berat badan karena tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk energi, tanpa adanya insulin.
"Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan penurunan berat badan yang terjadi secara tidak sengaja dan bisa menjadi tanda peringatan diabetes," tulis situs medis Diabetes.co.uk dalam lamannya.
Pada penderita diabetes, insulin yang tidak mencukupi mencegah tubuh mendapatkan glukosa dari darah ke dalam sel tubuh untuk digunakan sebagai energi. Ketika ini terjadi, tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk energi, menyebabkan penurunan berat badan secara keseluruhan.
"Penurunan berat badan yang tidak terduga seringkali terlihat pada orang-orang sebelum didiagnosis diabetes tipe 1, tetapi hal itu juga dapat memengaruhi orang dengan diabetes tipe 2," ungkap situs tersebut.
Tetapi hanya karena Anda mulai menurunkan berat badan, bukan berarti menderita diabetes. Bisa juga disebabkan oleh obat-obatan tertentu, masalah gigi, atau bahkan rheumatoid arthritis.
"Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan penurunan berat badan yang terjadi secara tidak sengaja dan bisa menjadi tanda peringatan diabetes," tulis situs medis Diabetes.co.uk dalam lamannya.
Pada penderita diabetes, insulin yang tidak mencukupi mencegah tubuh mendapatkan glukosa dari darah ke dalam sel tubuh untuk digunakan sebagai energi. Ketika ini terjadi, tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk energi, menyebabkan penurunan berat badan secara keseluruhan.
"Penurunan berat badan yang tidak terduga seringkali terlihat pada orang-orang sebelum didiagnosis diabetes tipe 1, tetapi hal itu juga dapat memengaruhi orang dengan diabetes tipe 2," ungkap situs tersebut.
Tetapi hanya karena Anda mulai menurunkan berat badan, bukan berarti menderita diabetes. Bisa juga disebabkan oleh obat-obatan tertentu, masalah gigi, atau bahkan rheumatoid arthritis.
Lihat Juga :