Orang Terdekat Jadi Support System Penyitas Covid-19
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 13:15 WIB
Siapa pun pasti akan sedih bila dirinya terpapar Covid-19. Selain harus berjuang untuk melawan virus tersebut, mereka juga harus siap untuk jauh dari keluarga dan teman. Foto/dok
JAKARTA - Siapa pun pasti akan sedih bila dirinya terpapar Covid-19 . Selain harus berjuang untuk melawan virus tersebut, mereka juga harus siap untuk jauh dari keluarga dan teman. Diisolasi karena Covid-19 sungguh tidak menyenangkan.
Kondisi inilah yang lantas membuat pasien depresi yang ujungnya bisa memperburuk kondisinya. Nah bila sudah begini, dukungan keluarga dan kerabat sungguh sangat dibutuhkan. Dukungan mereka menjadi salah satu obat paling mujarab pagi penyitas Covid-19. (Baca: Inilah Dua Keistimewaan dari Sikap Istiqamah)
Psikolog Edward Andriyanto Sutardhio mengatakan dukungan orang terdekat, saudara, dan kerabat bisa membangkitkan hormon positif bagi pasien Covid-19. Dalam talkshow "Perjuangan Penyintas Melawan Covid-19" di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Senin (19/10/2020), dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu mengungkapkan dari penelitian terbaru, ternyata suara bisa bangkitkan hormon positif.
"Suara bisa bangkitkan hormon positif. Tapi bukan asal suara. Melainkan suara dari orang yang dikasihi. Ketika diperdengarkan suara kerabatanya itu, pasien merasa menjadi lebih baik," ujar Edward Andriyanto Sutardhio. (Baca juga: Konsumsi Kedelai Bisa Mengurangi Resiko Terkena Kanker)
Kondisi inilah yang lantas membuat pasien depresi yang ujungnya bisa memperburuk kondisinya. Nah bila sudah begini, dukungan keluarga dan kerabat sungguh sangat dibutuhkan. Dukungan mereka menjadi salah satu obat paling mujarab pagi penyitas Covid-19. (Baca: Inilah Dua Keistimewaan dari Sikap Istiqamah)
Psikolog Edward Andriyanto Sutardhio mengatakan dukungan orang terdekat, saudara, dan kerabat bisa membangkitkan hormon positif bagi pasien Covid-19. Dalam talkshow "Perjuangan Penyintas Melawan Covid-19" di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Senin (19/10/2020), dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu mengungkapkan dari penelitian terbaru, ternyata suara bisa bangkitkan hormon positif.
"Suara bisa bangkitkan hormon positif. Tapi bukan asal suara. Melainkan suara dari orang yang dikasihi. Ketika diperdengarkan suara kerabatanya itu, pasien merasa menjadi lebih baik," ujar Edward Andriyanto Sutardhio. (Baca juga: Konsumsi Kedelai Bisa Mengurangi Resiko Terkena Kanker)
Lihat Juga :