Air Kelapa Bisa Cegah Keparahan Covid-19
Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:15 WIB
Ikatan dengan reseptor ACE2 inilah yang memicu virus corona untuk masuk ke dalam sel inang. Sehingga gejala COVID-19 ada di organ-organ tersebut dan sangat bervariasi, seperti gangguan pernapasan, batuk, radang tenggorokan, peradangan hati, kejang, nyeri sendi, ruam di kulit, penurunan fungsi indra pengecap dan pembau, hingga diare.
Apabila organ tersebut sedari awal sudah bermasalah diperparah dengan peradangan kronis, akan berakibat lebih fatal. Guna menjaga kesehatan pasien penyakit penyerta agar dapat menekan penularan Covid-19 atau meminimalisir tingkat keparahan, penderita komorbid sebaiknya makan dengan gizi seimbang, cukup istirahat, kelola stres dengan baik, minum suplemen atau vitamin untuk mendorong imunitas, dan olahraga secara teratur.
Disamping itu, dr. Maya juga menganjurkan mengonsumsi air kelapa. “Penelitian pada pasien hipertensi, air kelapa muda segar sebanyak 300ml/hari selama 14 hari berturut-turut menurunkan tekanan darah sistolik. Kalium pada air kelapa muda juga memperlebar pembuluh darah dan memperbaiki fungsi endotel,” urai dokter yang mengatur diet untuk PDP, ODP, pasien positif dan tenaga medis ini. (Lihat videonya: Pemprov DKI Putuskan Perpanjang Masa PSBB Transisi)
Sementara kandungan L-arginine pada air kelapa, bermanfaat untuk penderita penyakit jantung atau untuk orang yang ingin mencegah penyakit kardiovaskular. Air kelapa juga mengurangi stres oksidatif secara signifikan dan mempunyai efek antitrombosis. Adapun Magnesium yang terkandung dalam air kelapa dapat membuat insulin lebih sensitif, sehingga mencegah terjadinya resistensi insulin. Bagi penderita diabetes, air kelapa aman diminum. Sebab kalorinya rendah dan mengandung serat. (Sri Noviarni)
Apabila organ tersebut sedari awal sudah bermasalah diperparah dengan peradangan kronis, akan berakibat lebih fatal. Guna menjaga kesehatan pasien penyakit penyerta agar dapat menekan penularan Covid-19 atau meminimalisir tingkat keparahan, penderita komorbid sebaiknya makan dengan gizi seimbang, cukup istirahat, kelola stres dengan baik, minum suplemen atau vitamin untuk mendorong imunitas, dan olahraga secara teratur.
Disamping itu, dr. Maya juga menganjurkan mengonsumsi air kelapa. “Penelitian pada pasien hipertensi, air kelapa muda segar sebanyak 300ml/hari selama 14 hari berturut-turut menurunkan tekanan darah sistolik. Kalium pada air kelapa muda juga memperlebar pembuluh darah dan memperbaiki fungsi endotel,” urai dokter yang mengatur diet untuk PDP, ODP, pasien positif dan tenaga medis ini. (Lihat videonya: Pemprov DKI Putuskan Perpanjang Masa PSBB Transisi)
Sementara kandungan L-arginine pada air kelapa, bermanfaat untuk penderita penyakit jantung atau untuk orang yang ingin mencegah penyakit kardiovaskular. Air kelapa juga mengurangi stres oksidatif secara signifikan dan mempunyai efek antitrombosis. Adapun Magnesium yang terkandung dalam air kelapa dapat membuat insulin lebih sensitif, sehingga mencegah terjadinya resistensi insulin. Bagi penderita diabetes, air kelapa aman diminum. Sebab kalorinya rendah dan mengandung serat. (Sri Noviarni)
(ysw)
Lihat Juga :