Tonjolkan Rasa Manis Alami, Pisang Panik Makin Diminati

Selasa, 27 Oktober 2020 - 17:24 WIB
Dengan merambah ke dunia maya, penjualan PP mengalami peningkatan hingga 2-3 kali lipat. Di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini, PP semakin gencar untuk melakukan penjualan secara daring. Apalagi adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat orang-orang memiliki banyak waktu berselancar di dunia maya ketika di rumah saja.

"Kami, selama pandemi mengalami peningkatan penjualan 7-8 kali lipat. Ditambah dampak pemasaran lewat medsos, 2-3 bulan belakangan ini berbagai daerah, sudah datang permintaan Pisang Panik, seperti Bandung, Malang, Surabaya , Jogja, Bali dan Makassar," tukas Kevin melalui keterangan tertulisnya, Selasa (27/10).

Pisang Panik sendiri merupakan camilan yang berbahan dasar pisang madu. "Keunikan Pisang Panik adalah gorengan sehat yang menggunakan bahan tepung berkualitas, memakai minyak sekali pakai, tidak pakai pengawet, tanpa pemanis gula atau madu tambahan. Manisnya itu langsung natural dari pisangnya," kata Kevin.

Menurut Kevin, rasa manis dari Pisang Panik keluar lantaran dilakukannya teknik menggoreng tersendiri, tanpa bantuan unsur telur dan butter atau mentega.

"Awalnya kami membuat Pisang Panik yang orisinal, lalu kita coba inovasi dengan ide-ide mengeluarkan pisang wijen. Kemudian, kami membuat pisang donat. Yang terakhir kami membuat Banana Tape Goreng (Batagor), yaitu pisang donat dengan tambahan toping tape di atasnya," ungkap Kevin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!