Semprotan Hidung Ini Diklaim Mampu Hancurkan Virus Corona Baru

Rabu, 25 November 2020 - 20:51 WIB
"Taffix bukanlah pengganti masker, ini adalah lapisan perlindungan tambahan," kata Dr Dalia Meggido, salah satu pendiri dan kepala eksekutif Nasus Pharma, perusahaan biofarma Israel yang mengembangkan semprotan hidung seperti dilansir Daily Express, Rabu (25/11).

"Masker jelas membantu mencegah infeksi, tetapi tidak menawarkan perlindungan 100%. Taffix memberikan lapisan perlindungan tambahan, yang sangat berguna dalam lingkungan berisiko tinggi seperti transportasi umum, toko, dan sekolah, pada dasarnya semua ruang tertutup," lanjutnya.

Taffix menggunakan hipromelosa atau dikenal sebagai hidroksipropil metilselulosa (HPMC), yang merupakan bubuk pembentuk gel yang ditemukan dalam semprotan hidung anti alergi dan produk yang dirancang untuk menargetkan dan menghilangkan flu biasa.

Produk ini telah dikembangkan untuk memperbaiki formulasi yang ada dengan membuat partikel menjadi lebih kecil. Dalam produk yang ada, partikel berkisar antara 0,2 mikron dan 400 mikron, dengan ukuran partikel rata-rata 72,6 mikron.

Sebagai perbandingan, partikel di Taffix berukuran hanya 10 mikron hingga 100 mikron, dan ukuran rata-rata 19,1 mikron. Ada juga banyak variasi dalam bentuk partikel yang ditemukan pada produk HPMC komersial, catat para peneliti, yang menciptakan celah dan titik lemah pada lapisan gel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!