Peneliti Sebut Covid-19 Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi

Rabu, 09 Desember 2020 - 04:46 WIB
"Ada kekhawatiran nyata di sini bahwa pria dapat memiliki masalah lama disfungsi ereksi akibat virus ini, karena kami tahu bahwa hal itu menyebabkan masalah pada pembuluh darah," ujar Dr Grayson seperti dilansir Daily Express, Selasa (8/12).

"Jadi, ini adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan, tidak hanya virus ini dapat membunuh, tetapi sebenarnya dapat menyebabkan komplikasi potensial jangka panjang seumur hidup," sambungnya.

Efek jangka panjang Covid-19 telah diakui Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Sementara kebanyakan orang dengan Covid-19 pulih dan kembali ke kesehatan normal, beberapa pasien dapat memiliki gejala yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah sembuh dari penyakit ini.

(Baca juga: Melisha Sidabutar, Peserta Audisi Indonesian Idol Special Seasons Tutup Usia )

Bahkan orang yang tidak dirawat di rumah sakit dan yang memiliki penyakit ringan dapat mengalami gejala yang menetap atau terlambat. Adapun gejala jangka panjang yang paling sering dilaporkan, menurut CDC, meliputi kelelahan, sesak napas, batuk, nyeri sendi dan nyeri dada.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!