Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Biar Aman Yuk Liburan di Rumah Saja!
Jum'at, 18 Desember 2020 - 10:35 WIB
Tingginya mobilitas masyarakat di masa pandemi COVID-19 berisiko tinggi terhadap penularan. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat tidak perlu melakukan perjalanan jika tidak mendesak. "Saya menghimbau masyarakat, jika perjalanan tidak mendesak, diharapkan tidak melakukannya," jelasnya saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Masyarakat juga diharapkan perlu mengenali dengan baik risiko jenis mobilitas dan kegiatan yang dilakukan. Beraktivitas di rumah dan hanya berinteraksi dengan keluarga adalah pilihan yang tepat saat ini. Karena kegiatan ini memiliki risiko yang rendah akan penularan COVID-19.
Baca juga : Jelang Libur Nataru, Awak Bus yang Melintas di Boyolali Jalani Tes Swab
Risiko akan meningkat saat seseorang melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi bersama keluarga tanpa melakukan permberhentian selama perjalanan. Dan melakukan interaksi dengan bukan anggota keluarga inti di ruang terbuka dengan mematuhi 3M atau memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Risiko akan lebih tinngi jika melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi bersama bukan anggota keluarga, perjalanan kereta atau bus jarak jauh. Lalu, berinteraksi dengan beberapa orang yang bukan keluarga inti di ruang tertutup dengan sebagian besar mematuhi 3M.
Masyarakat juga diharapkan perlu mengenali dengan baik risiko jenis mobilitas dan kegiatan yang dilakukan. Beraktivitas di rumah dan hanya berinteraksi dengan keluarga adalah pilihan yang tepat saat ini. Karena kegiatan ini memiliki risiko yang rendah akan penularan COVID-19.
Baca juga : Jelang Libur Nataru, Awak Bus yang Melintas di Boyolali Jalani Tes Swab
Risiko akan meningkat saat seseorang melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi bersama keluarga tanpa melakukan permberhentian selama perjalanan. Dan melakukan interaksi dengan bukan anggota keluarga inti di ruang terbuka dengan mematuhi 3M atau memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Risiko akan lebih tinngi jika melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi bersama bukan anggota keluarga, perjalanan kereta atau bus jarak jauh. Lalu, berinteraksi dengan beberapa orang yang bukan keluarga inti di ruang tertutup dengan sebagian besar mematuhi 3M.
Lihat Juga :