Waspada! Strain Baru COVID-19 Ini 70 Persen Lebih Cepat Menular
Senin, 21 Desember 2020 - 10:12 WIB
Hancock menambahkan bahwa virus jenis baru, tidak terkendali. "Kami harus mengendalikannya dan satu-satunya cara Anda dapat melakukannya, adalah dengan membatasi kontak sosial dan pada dasarnya setiap orang perlu berperilaku seolah-olah mereka mungkin memiliki virus dan itulah cara kami mengendalikannya dan menjaga keamanan orang-orang," jelasnya.
(Baca Juga : Berapa Biaya Rapid Test Antigen? Ini Daftar Harga di Jabodetabek )
Di sisi lain, strain baru Covid-19 ini lebih mudah ditularkan daripada pendahulunya. Strain baru ini juga memungkinkan virus dalam jumlah kecil saja bisa menular. Sebagai tindakan pencegahan penularan dari strain baru ini, Hancock menyarankan untuk lebih meningkatkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak sosial.
"Saya pikir mengingat seberapa cepat strain baru ini menyebar, akan sangat sulit untuk tetap mengendalikannya sampai kami meluncurkan vaksin," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumya, strain baru Covid-19 telah ditemukan dan tumbuh lebih cepat di beberapa wilayah di Inggri. Matt Hancock menyebutkan Covid-19 meningkat pesat di beberapa bagian Inggris selatan sebagai akibat dari strain virus baru.
(Baca Juga : Berapa Biaya Rapid Test Antigen? Ini Daftar Harga di Jabodetabek )
Di sisi lain, strain baru Covid-19 ini lebih mudah ditularkan daripada pendahulunya. Strain baru ini juga memungkinkan virus dalam jumlah kecil saja bisa menular. Sebagai tindakan pencegahan penularan dari strain baru ini, Hancock menyarankan untuk lebih meningkatkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak sosial.
"Saya pikir mengingat seberapa cepat strain baru ini menyebar, akan sangat sulit untuk tetap mengendalikannya sampai kami meluncurkan vaksin," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumya, strain baru Covid-19 telah ditemukan dan tumbuh lebih cepat di beberapa wilayah di Inggri. Matt Hancock menyebutkan Covid-19 meningkat pesat di beberapa bagian Inggris selatan sebagai akibat dari strain virus baru.
Lihat Juga :