Passion Tanpa Batas untuk Kaum Difabel

Jum'at, 25 Desember 2020 - 00:52 WIB
Di tengah kondisi pandemi, menurut Bagus, wadah berkreasi menjadi terbatas. Modena ingin menyediakan tempat untuk bisa menyeimbangkan kesehatan mental dan tetap menyalurkan passion.

“Di acara ini kami mengajak masyarakat untuk menyalurkan hobi tanpa mengenal batasan di mana dan kapanpun,” lanjut Bagus.

Acara ini dibuka dengan keseruan cooking demo oleh teman-teman difabel dari DignityKu. DignityKu merupakan organisasi yang menyediakan pelatihan khusus untuk penyandang disabilitas. Acara kemudian dilanjut dengan pemilihan lima besar 3D Art Installation karya mahasiswa bersama Ardi Gunawan dan Monica Hapsari sebagai panelis juri.

Highlight utama Limitless Passion berada di sesi unveiling Masterpiece Retrofridge. Menurut Bagus, sesi ini menghadirkan hasil karya Retrofridge dari seniman difabel Hana Madness, Aqil Prabowo, dan Anfield Wibowo yang diperlihatkan kepada tamu-tamu.

Dengan tema “Limitless”, Hana Madness, Aqil Prabowo, dan Anfield Wibowo menerapkan interpretasi sendiri tentang arti dari kata “tanpa batas” di produk Retrofridge. Melalui kegiatan ini orang-orang tersebut berhasil merangkul kekurangan mereka menjadi sebuah anugerah yang dimiliki. Masing-masing seniman turut menuangkan talenta yang bisa dilihat di setiap sisi produk Retrofridge.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!