Ahli: Covid-19 Jenis Baru Memiliki Kekuatan Menular yang Besar

Rabu, 30 Desember 2020 - 15:03 WIB
Ahli epidemiologi mengatakan virus coroba baru ini lebih mudah menyerang anak-anak dan kekuatan menularnya lebih besar dibandingkan Covid-19 yang lama. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Belum lama ini ditemukan Covid-19 jenis baru di Inggris. Ahli epidemiologi Inggris mengatakan virus ini lebih mudah menyerang anak-anak karena kekuatan virus yang lebih mudah menginfeksi.

Sementara, Ahli Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), dr Syahrizal Syarif, MPH, PhD menegaskan bahwa gejala Covid-19 jenis baru tidak jauh berbeda dengan Covid-19 generasi pertama. (Baca juga: WHO Ingatkan Akan Ada Pandemi yang Lebih Menakutkan dari COVID-19 )



"Soal gejala yang muncul ketika seseorang terinfeksi Covid-19 jenis baru, jawaban saya sama saja. Jadi, tidak ada perbedaan soal gejala yang ditimbulkan," kata dr Syahrizal pada Okezone melalui pesan singkat, belum lama ini.

Hanya saja dr Syahrizal menjelaskan, kekuatan menularnya virus mutasi tersebut lebih besar dibandingkan Covid-19 generasi pertama. "Dalam dunia medis, Ro dari Covid-19 yang lama adalah 4, sedangkan Ro Covid-19 jenis baru ialah 6,8," terangnya.

Ro di atas terkait dengan Ro basic reproduction rate atau kemampuan seseorang yang sakit menularkan kepada orang yang rentan tanpa adanya intervensi. Soal angka-angkanya, dapat diterangkan secara sederhana seperti ini.

"Artinya, jika satu orang sakit Covid-19 dia bisa menular ke 4 orang yang rentan. Sedangkan, pada situasi strain baru, virusnya bisa menular ke 6 hingga 7 orang yang rentan," papar dr Syahrizal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!