Belajar dari Kasus Raffi Ahmad, Setelah Divaksin Jangan Lakukan Ini!
Kamis, 14 Januari 2021 - 10:56 WIB
Apoteker penyakit menular di Ohio State University Wexner Medical Center, Debra Goff memaparkan, mendapatkan vaksin tidak berarti dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari dari kehidupan sebelum pandemi Covid-19.
"Saya pikir persepsi orang adalah Anda mendapatkan vaksin dan Anda aman dan akhirnya kita bisa menghentikan semua penyamaran dan jarak sosial dan sebagainya, tapi itu sebenarnya bukan kenyataan," papar Goff, juga seorang profesor farmasi di OSU dilansir dari Business Insider.
Baca juga : Berkumpul Pasca Vaksinasi, Istana Bakal Nasehati Raffi Ahmad
"Untuk saat ini, demi kebaikan sesama umat manusia, Anda harus terus memakai masker dan menjaga jarak fisik," tambah Goff.
Alasan lain untuk melakukannya adalah diperlukan waktu 10 hingga 12 hari setelah mendapatkan dosis pertama vaksin agar efektif melawan virus corona baru. Meski begitu, ini hanya efektif 52%. Vaksin tidak mencapai kemanjuran penuh yakni sekitar 95%, sampai setelah dosis kedua yang diberikan sekitar tiga hingga empat minggu kemudian.
"Saya pikir persepsi orang adalah Anda mendapatkan vaksin dan Anda aman dan akhirnya kita bisa menghentikan semua penyamaran dan jarak sosial dan sebagainya, tapi itu sebenarnya bukan kenyataan," papar Goff, juga seorang profesor farmasi di OSU dilansir dari Business Insider.
Baca juga : Berkumpul Pasca Vaksinasi, Istana Bakal Nasehati Raffi Ahmad
"Untuk saat ini, demi kebaikan sesama umat manusia, Anda harus terus memakai masker dan menjaga jarak fisik," tambah Goff.
Alasan lain untuk melakukannya adalah diperlukan waktu 10 hingga 12 hari setelah mendapatkan dosis pertama vaksin agar efektif melawan virus corona baru. Meski begitu, ini hanya efektif 52%. Vaksin tidak mencapai kemanjuran penuh yakni sekitar 95%, sampai setelah dosis kedua yang diberikan sekitar tiga hingga empat minggu kemudian.
Lihat Juga :