Jalan Cepat Terbukti Tingkatkan Umur Panjang
Kamis, 28 Januari 2021 - 04:17 WIB
Olahraga lurus ke depan dapat meningkatkan umur panjang selama bertahun-tahun. Foto Ilustrasi/Getty Images
JAKARTA - Penelitian yang diterbitkan di Mayo Clinic Proceedings memuji manfaat jalan cepat , yang menunjukkan bahwa olahraga lurus ke depan dapat meningkatkan umur panjang selama bertahun-tahun. Terlebih temuan itu konsisten di semua profil tubuh.
Para peneliti memantau kebiasaan berjalan dan kematian hampir 475.000 orang, yang sebagian besar berusia 50-an pada awal penelitian, dan menemukan bahwa orang yang memiliki kecepatan berjalan bisa hidup lebih lama daripada mereka yang berjalan lambat.
Baca Juga: Waspada! Virus Nipah Jadi Pandemi Baru di Asia, Kenali Penyakitnya
Dilansir dari laman Express, Rabu (27/1), jalan cepat didefinisikan oleh para peneliti sebagai berjalan setidaknya tiga mil per jam atau 100 langkah per menit. Namun, kecepatan berjalan dilaporkan sendiri oleh peserta, yang diminta untuk menunjukkan apakah mereka berjalan dengan kecepatan lambat, kecepatan stabil atau rata-rata, atau kecepatan cepat.
Peserta dengan langkah cepat memiliki harapan hidup lebih lama di semua kategori indeks massa tubuh (BMI). BMI adalah ukuran yang menggunakan tinggi dan berat badan untuk mengetahui apakah berat badan sehat.
"Kelangsungan hidup sama bagi pejalan kaki cepat untuk berbagai indeks massa tubuh, dari 20 hingga 40," kata Dr Francesco Zaccardi, Ahli Epidemiologi Klinis di Universitas Leicester di Inggris sekaligus peneliti utama pada studi tersebut kepada Healthline.
Para peneliti memantau kebiasaan berjalan dan kematian hampir 475.000 orang, yang sebagian besar berusia 50-an pada awal penelitian, dan menemukan bahwa orang yang memiliki kecepatan berjalan bisa hidup lebih lama daripada mereka yang berjalan lambat.
Baca Juga: Waspada! Virus Nipah Jadi Pandemi Baru di Asia, Kenali Penyakitnya
Dilansir dari laman Express, Rabu (27/1), jalan cepat didefinisikan oleh para peneliti sebagai berjalan setidaknya tiga mil per jam atau 100 langkah per menit. Namun, kecepatan berjalan dilaporkan sendiri oleh peserta, yang diminta untuk menunjukkan apakah mereka berjalan dengan kecepatan lambat, kecepatan stabil atau rata-rata, atau kecepatan cepat.
Peserta dengan langkah cepat memiliki harapan hidup lebih lama di semua kategori indeks massa tubuh (BMI). BMI adalah ukuran yang menggunakan tinggi dan berat badan untuk mengetahui apakah berat badan sehat.
"Kelangsungan hidup sama bagi pejalan kaki cepat untuk berbagai indeks massa tubuh, dari 20 hingga 40," kata Dr Francesco Zaccardi, Ahli Epidemiologi Klinis di Universitas Leicester di Inggris sekaligus peneliti utama pada studi tersebut kepada Healthline.
Lihat Juga :