Cabut Status Lockdown, Objek Wisata di China Dipadati Wisatawan

Senin, 13 April 2020 - 10:32 WIB
Namun, beberapa pengguna di platform jejaring sosial Weibo di Tiongkok, sangat kritis terhadap keputusan provinsi itu untuk mengizinkan begitu banyak wisatawan di kawasan yang dekat.

"Saya pikir Cina terus mengawasi deteksi COVID-19 dan mungkin perlu menyesuaikan langkah-langkah jarak sosial yang diperlukan untuk menjaga COVID-19 terkendali," kata Benjamin Cowling, seorang profesor epidemiologi dan biostatistik di Universitas Hong Kong.

Provinsi Anhui berbatasan dengan Hubei, provinsi tempat virus corona penyebab pandemi COVID-19 pertama kali ditemukan, di Barat Daya.

Sementara itu, Anhui mengklaim hanya mengkonfirmasi 990 kasus COVID-19 dan enam kematian, kasus terakhir yang dikonfirmasi didiagnosis pada 27 Februari.

Namun, sejumlah penduduk dan pengguna media sosial, telah meragukan penghitungan resmi kasus COVID-19 dan kematian di provinsi tersebut, terutama di Wuhan, yang dikenal sebagai pusat penyebaran penyakit tersebut.
(ted)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!