Awal Perseteruan dengan Richard Lee, Kartika Putri: 'Dia Fitnah Aku'
Kamis, 11 Februari 2021 - 12:08 WIB
"Bagus. Dukung (edukasi). Tapi, jangan fitnah aku. Padahal kalau orang melakukan kebaikan saya dukung Mas. 1.000% saya dukung," lanjutnya.
Karput bercerita, pada 2018 dirinya ditawari kerja sama oleh produk kecantikan tersebut dan ditolak setelah timnya mencari tahu tentang produk yang dimaksud. Lalu pada 2020, produk tersebut kembali datang menawarkan kerja sama dengan membawa bukti dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
"Skin care ini menawarkan kerja sama dengan aku dari tahun 2018. Tidak terjadi kerja sama, tolak karena kita kan tahu hukum, tahu aturan juga, etika menerima endorse seperti apa. Aku cek pada saat itu dan tim aku menolak. Aku nggak cari tahu, aku punya tim sendiri," jelas Karput.
"(Tahun) 2020 datang lagi, brand yang sama. Pada saat itu datang dengan membawa BPOM setebal alaiumgambreng dan satu per satu dicek di web resmi BPOM RI juga bisa," sambungnya.
Pada saat itu, Karput mengaku belum menggunakan produk tersebut. Sementara, soal tujuannya mengundang pemilik produk di kanal YouTubenya bertujuan untuk membahas produk yang disebut abal-abal oleh dr. Richard.
Karput bercerita, pada 2018 dirinya ditawari kerja sama oleh produk kecantikan tersebut dan ditolak setelah timnya mencari tahu tentang produk yang dimaksud. Lalu pada 2020, produk tersebut kembali datang menawarkan kerja sama dengan membawa bukti dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
"Skin care ini menawarkan kerja sama dengan aku dari tahun 2018. Tidak terjadi kerja sama, tolak karena kita kan tahu hukum, tahu aturan juga, etika menerima endorse seperti apa. Aku cek pada saat itu dan tim aku menolak. Aku nggak cari tahu, aku punya tim sendiri," jelas Karput.
"(Tahun) 2020 datang lagi, brand yang sama. Pada saat itu datang dengan membawa BPOM setebal alaiumgambreng dan satu per satu dicek di web resmi BPOM RI juga bisa," sambungnya.
Pada saat itu, Karput mengaku belum menggunakan produk tersebut. Sementara, soal tujuannya mengundang pemilik produk di kanal YouTubenya bertujuan untuk membahas produk yang disebut abal-abal oleh dr. Richard.
Lihat Juga :