Tambah Koleksi Baru, Dzargo Tetap Survive di Masa Pandemi

Sabtu, 13 Februari 2021 - 11:12 WIB
Menurutnya, dirinya sebenarnya sudah mulai merintis usaha miliknya sejak 2019. Dengan modal yang dikumpulkan sendiri sejak di bangku SMP, dia mulai memproduksi kaos polos yang masih belum memiliki brand. Alasan dia memilih kaos polos, karena peminatnya sangat banyak, terutama untuk warna hitam, putih, marun dan navy. Jangkauan pemasarannya juga makin lama makin luas. Dari yang hanya di Pulau Jawa sampai akhirnya ke hampir seluruh wilayah Indonesia.

"Kalau untuk nama Dzargo sendiri sudah saya pakai sejak SMP, saat saya baru mulai membuka toko online. Awalnya namanya Zargo, karena terdengar keren dan mudah diingat. Tapi ternyata sudah ada yang menggunakan nama itu. Daripada pusing cari nama lagi, saya beri tambahan 'D' di depannya jadi Dzargo," jelas Catur.

Nahasnya, pada saat yang bersamaan, pandemi Covid-19 mulai merambah negeri ini. Banyak bisnis gagal bertahan dan akhirnya tumbang. Selama satu tahun terakhir ini, Catur dan timnya berupaya agar Dzargo bisa tetap bertahan meskipun penjualan menurun drastis. "Syukur alhamdulillah, dengan perubahan strategi marketing dan target pasar masih bisa bertahan, bahkan akan segera meluncurkan produk-produk baru," kata dia.

Catur optimistis industri fashion bakal bisa bertahan di situasi pandemi. Dia berharap, semangat yang dimilikinya juga dipunyai para pebisnis lain, terutama para anak muda. Dia juga berpesan, meskipun saat ini berada dalam kondisi yang sulit, bagaimana pun juga jangan sampai mengorbankan kualitas produk. "Kami bahkan memberikan garansi jika ada produk yang kurang sesuai atau salah dengan cepat dan anti ribet," tandasnya.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!