Merasa Kehilangan Motivasi? Ini 4 Teori yang Bisa Jadi Solusinya

Senin, 15 Februari 2021 - 19:30 WIB
2. TEORI HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW



Foto: Shutterstock

Bisa dibilang, teori yang dikemukakan oleh seorang psikolog pelopor aliran humanistik asal Amerika bernama Abraham Harold Maslow (1908-1970) ini merupakan teori yang paling bisa kamu terima. Ini karena teori tersebut didasari pada fakta bahwa tidak ada yang lebih memotivasi suatu individu selain dirinya sendiri.

Dalam teori ini, kebutuhan manusia memiliki sejumlah tingkatan (rendah-tinggi) yang digambarkan ke dalam bentuk piramida. Teori ini terdiri dari lima tingkatan, yakni kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan sosial, kebutuhan dihargai (harga diri), dan kebutuhan aktualisasi diri.

Lalu, bagaimana teori ini bisa memengaruhi produktivitas kamu? Menurut teori tersebut, tingkat kebutuhan terendah yang belum terpenuhi berperan penting sebagai motivator utama. Cobalah untuk mengetahui posisi kamu saat ini dalam hierarki, di mana posisi tersebut merupakan kebutuhanmu yang belum terpenuhi. Selanjutnya, rencanakan sejumlah langkah konkret untuk memenuhi kebutuhan tersebut, hingga kamu dapat kembali bergerak menuju aktualisasi diri.

3. TEORI EFEK HAWTHORNE



Foto: Medium

Teori Hawthorne Effects merupakan karya terkenal dari seorang psikolog, sosiolog, dan teoritikus organisasi kelahiran Australia bernama George Elton Mayo (1880-1949). Ia terkenal karena sejumlah penelitiannya serta perannya dalam Hawthrone Studies.

Secara definisi, “Hawthorne Effects” atau biasa disebut Efek Hawthorne merupakan terminologi yang sering digunakan sebagai penggambaran perubahan perilaku seseorang ketika berada di bawah supervisi. Gampangnya, istilah ini digunakan untuk menggambarkan perubahan perilaku seseorang ketika diawasi saat melakukan suatu hal (bekerja, belajar, dan lain sebagainya).

Teori ini dinilai menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan upaya bekerja lebih keras ketika seseorang sedang diamati. Nah, tentu saja teori ini senada dengan berbagai macam upaya atau teori lainnya yang berfungsi untuk meningkatkan produktivitas dan memicu timbulnya motivasi seseorang.

Dalam penerapan teori ini, kamu tidak membutuhkan atasan, pemimpin, atau bos. Kamu bisa memulainya dari lingkup terdekat, seperti dengan meminta bantuan anggota keluarga atau temanmu untuk mengaplikasikan teori ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!