Kualitas Kesehatan Anak-Anak Pengaruhi Masa Depan Indonesia

Jum'at, 19 Februari 2021 - 13:24 WIB
"Kekurangan zat besi pada anak berpotensi menghambat pertumbuhan kognitif, motorik, sensorik, dan sosial anak. Jika tidak ditangani secara tepat, dampaknya bisa jadi permanen," ucap dr Luciana dalam peluncuran SGM Eksplor Pro-gress Maxx secara virtual, Kamis (18/2).

Menurutnya, hal tersebut dapat dicegah dengan memberikan makanan yang kaya zat besi seperti daging merah, hati, ikan, ayam, bayam, dan susu. "Selain itu memberikan makanan yang mengandung vitamin C juga penting untuk mendukung penyerapan zat besi," ujar Dr. Luciana.

Selain berdampak pada pertumbuhan fisik anak, kekurangan zat besi turut memengaruhi lima aspek tumbuh kembang anak , yakni kognitif, fisik, emosi, sosial dan bahasa.

Psikolog Anak & Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi. turut memaparkan bagaimana kelima aspek tumbuh kembang ini akan memengaruhi lima potensi prestasi anak yang dibutuhkan untuk menjadi generasi maju. "Selain nutrisi yang lengkap, stimulasi juga penting untuk mengasah potensi prestasi pada anak terutama dengan adanya berbagai tantangan saat ini," terang Anna.

Dia menuturkan, pada kondisi seperti sekarang, orang tua dan anak harus menyesuaikan diri dengan kondisi baru dan tidak menentu. "Sehingga anak dituntut untuk dapat berpikir cepat, tangguh, percaya diri, tumbuh tinggi, dan aktif bersosialisasi untuk dapat menjadi anak generasi maju," ungkap Anna.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!