Ini Sejarah Penetapan 8 Maret sebagai Hari Perempuan Internasional
Senin, 08 Maret 2021 - 10:13 WIB
Ide untuk membuat hari internasional datang dari seorang wanita bernama Clara Zetkin. Dia menyarankan ide tersebut pada 1910 dalam Konferensi Internasional Wanita Pekerja di Kopenhagen, Denmark. Ada 100 wanita di sana dari 17 negara, dan mereka menyetujui sarannya dengan suara bulat.
Hari Perempuan Internasional pertama kali dirayakan pada 1911 di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss. Tahun ini secara teknis Hari Perempuan Internasional dirayakan untuk yang ke-110 kali.
Hari Perempuan Internasional diresmikan pada 1975 ketika PBB mulai merayakan hari itu. Tema pertama yang diadopsi oleh PBB pada 1996 adalah Merayakan Masa Lalu, Merencanakan Masa Depan.
Hari Perempuan Internasional telah menjadi tanggal untuk merayakan seberapa jauh perempuan datang dalam masyarakat, dalam politik dan ekonomi. Sementara akar politik hari itu berarti pemogokan serta protes yang diorganisir untuk meningkatkan kesadaran akan ketidaksetaraan yang terus berlanjut.
Kala itu, ide Clara untuk Hari Perempuan Internasional tidak memiliki tanggal pasti. Itu tidak diformalkan sampai pemogokan waktu perang pada 1917 ketika wanita Rusia menuntut roti dan perdamaian. Empat hari setelah pemogokan wanita dipaksa untuk turun tahta dan pemerintah sementara memberi wanita hak untuk memilih.
Hari Perempuan Internasional pertama kali dirayakan pada 1911 di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss. Tahun ini secara teknis Hari Perempuan Internasional dirayakan untuk yang ke-110 kali.
Hari Perempuan Internasional diresmikan pada 1975 ketika PBB mulai merayakan hari itu. Tema pertama yang diadopsi oleh PBB pada 1996 adalah Merayakan Masa Lalu, Merencanakan Masa Depan.
Hari Perempuan Internasional telah menjadi tanggal untuk merayakan seberapa jauh perempuan datang dalam masyarakat, dalam politik dan ekonomi. Sementara akar politik hari itu berarti pemogokan serta protes yang diorganisir untuk meningkatkan kesadaran akan ketidaksetaraan yang terus berlanjut.
Kala itu, ide Clara untuk Hari Perempuan Internasional tidak memiliki tanggal pasti. Itu tidak diformalkan sampai pemogokan waktu perang pada 1917 ketika wanita Rusia menuntut roti dan perdamaian. Empat hari setelah pemogokan wanita dipaksa untuk turun tahta dan pemerintah sementara memberi wanita hak untuk memilih.
Lihat Juga :