Modifikasi Gaya Hidup Turunkan Risiko Obesitas
Selasa, 09 Maret 2021 - 07:16 WIB
Kondisi obesitas bisa menjadi faktor utama beberapa penyakit tidak menular. Foto Ilustrasi/Diabetes UK
JAKARTA - Kondisi obesitas bisa menjadi faktor utama beberapa penyakit tidak menular seperti diabetes. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga berat badan idel dengan konsumsi makanan sehat dan melakukan aktivitas fisik.
Ada banyak cara lain agar terhindar dari kondisi obesitas, salah satunya membatasi atau menghindari makanan olahan.
Baca Juga: Ini Nutrisi Penting yang Membuat Tubuh Sehat dan Bugar
Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia Prof. Dr. dr. Nurpudji Taslim, Sp.GK (K), MPH memaparkan mengenai peningkatan konsumsi makanan olahan.
Menurutnya, makanan olahan seperti mie instan dan camilan yang digoreng biasanya memiliki harga yang terjangkau, mudah ditemukan, dan sangat dipromosikan, padahal makanan seperti itu tidak sehat karena berkalori tinggi dan bernutrisi rendah.
“Sayangnya lebih dari 60% orang dewasa mengonsumsi mie instan dan camilan yang digoreng setiap minggu. Anak-anak pada umumnya juga mengonsumsi makanan sehat dalam jumlah yang lebih sedikit dari yang mereka butuhkan, dan mengonsumsi lebih banyak makanan tidak sehat yang seharusnya dihindari,” ungkap Prof. Nurpudji dalam Konferensi Pers Virtual bersama Novo Nordisk, belum lama ini.
Ada banyak cara lain agar terhindar dari kondisi obesitas, salah satunya membatasi atau menghindari makanan olahan.
Baca Juga: Ini Nutrisi Penting yang Membuat Tubuh Sehat dan Bugar
Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia Prof. Dr. dr. Nurpudji Taslim, Sp.GK (K), MPH memaparkan mengenai peningkatan konsumsi makanan olahan.
Menurutnya, makanan olahan seperti mie instan dan camilan yang digoreng biasanya memiliki harga yang terjangkau, mudah ditemukan, dan sangat dipromosikan, padahal makanan seperti itu tidak sehat karena berkalori tinggi dan bernutrisi rendah.
“Sayangnya lebih dari 60% orang dewasa mengonsumsi mie instan dan camilan yang digoreng setiap minggu. Anak-anak pada umumnya juga mengonsumsi makanan sehat dalam jumlah yang lebih sedikit dari yang mereka butuhkan, dan mengonsumsi lebih banyak makanan tidak sehat yang seharusnya dihindari,” ungkap Prof. Nurpudji dalam Konferensi Pers Virtual bersama Novo Nordisk, belum lama ini.
Lihat Juga :