Pentingnya Nutrisi Khusus untuk Dukung Terapi Pasien Kanker
Selasa, 09 Maret 2021 - 03:06 WIB
Salah satu cara untuk menjaga asupan nutrisi pasien kanker adalah dengan mengonsumsi makanan berbentuk cair. Foto/Istimewa
JAKARTA - PT Kalbe Farma menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya terhadap pejuang kanker di Indonesia. Salah satunya melalui layanan Kalbe Oncology Total Solution atau One Onco.
One Onco merupakan layanan onkologi terintegrasi yang memberikan solusi komprehensif bagi pasien kanker melalui layanan diagnostik terpadu, terapi pengobatan hingga komunitas. Layanan ini diharapkan bisa membantu meningkatkan kualitas hidup pasien kanker dan keluarganya.
Baca Juga: Mengenal Sindrom Stendhal, Gangguan Fisik dan Mental yang Disebabkan Keindahan Karya Seni
Penyakit kanker dikenal sebagai penyebab kematian ketiga terbanyak di Indonesia setelah jantung dan stroke, dan penyebab kematian kedua terbanyak di dunia. Pada tahap awal perkembangannya, kanker tidak menimbulkan gejala dan biasanya baru terdeteksi saat telah mencapai stadium lanjut. Ini menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat kematian akibat kanker.
“Pada saat awal perkembangan, kanker tidak menimbulkan gejala sehingga banyak pasien kanker yang tidak menyadari. Bila dikenali sejak awal, kanker besar kemungkinan bisa dikendalikan,” ujar dr. Dedyanto Henky Saputra melalui keterangan tertulis, Senin (8/3).
Secara umum penanganan kanker adalah dengan mempertahankan berat badan, mencegah komplikasi, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Peningkatan daya tahan tubuh akan menentukan tindakan selanjutnya dalam penanganan kanker. Selama pengobatan, mulut penderita mungkin menjadi pahit atau penuh sariawan sehingga menyulitkan untuk menelan makanan padat.
One Onco merupakan layanan onkologi terintegrasi yang memberikan solusi komprehensif bagi pasien kanker melalui layanan diagnostik terpadu, terapi pengobatan hingga komunitas. Layanan ini diharapkan bisa membantu meningkatkan kualitas hidup pasien kanker dan keluarganya.
Baca Juga: Mengenal Sindrom Stendhal, Gangguan Fisik dan Mental yang Disebabkan Keindahan Karya Seni
Penyakit kanker dikenal sebagai penyebab kematian ketiga terbanyak di Indonesia setelah jantung dan stroke, dan penyebab kematian kedua terbanyak di dunia. Pada tahap awal perkembangannya, kanker tidak menimbulkan gejala dan biasanya baru terdeteksi saat telah mencapai stadium lanjut. Ini menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat kematian akibat kanker.
“Pada saat awal perkembangan, kanker tidak menimbulkan gejala sehingga banyak pasien kanker yang tidak menyadari. Bila dikenali sejak awal, kanker besar kemungkinan bisa dikendalikan,” ujar dr. Dedyanto Henky Saputra melalui keterangan tertulis, Senin (8/3).
Secara umum penanganan kanker adalah dengan mempertahankan berat badan, mencegah komplikasi, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Peningkatan daya tahan tubuh akan menentukan tindakan selanjutnya dalam penanganan kanker. Selama pengobatan, mulut penderita mungkin menjadi pahit atau penuh sariawan sehingga menyulitkan untuk menelan makanan padat.
Lihat Juga :