Padang Creative Space Diharapkan Jadi Garda Terdepan Kebangkitan Ekraf
Selasa, 23 Maret 2021 - 14:41 WIB
Hendri merincikan, sebanyak 1.968 para pelaku usaha kreatif paling banyak berada di Kecamatan Koto Tangah sebesar 16 persen, Kuranji 13,8 persen dan Kecamatan Padang Barat 11,9 persen.
"Dari 1.968 para pelaku ekraf ada 258 subsektor yang terdampak akibat pandemi Covid-19 di antaranya berada di sektor kuliner, kriya atau kerajinan tangan, seni pertunjukan, periklanan, desain komunikasi visual, film dan video fotografi, penerbitan dan percetakan, radio dan televisi, komputer dan perangkat lunak," ungkap Hendri.
Hendri melanjutkan, sektor unggulan ekraf di Kota Padang di antaranya seni pertunjukan, seni kerajinan atau seni kriya, film animasi, video serta fotografi. Kemudian sektor ekraf yang berpotensi dikembangkan berupa seni rupa, desain komunikasi visual, tekstur, penerbitan, televisi dan radio, aplikasi dan game, desain interior, musik, dan desain produk.
"Strategi untuk pengembangan ekraf ini ke depan adalah bagaimana memperkuat konsep pembangunan pentahelix, di mana unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan ekraf di Kota Padang," kata Plt Wako.
Lebih lanjut, dikatakan bahwa Pemerintah Kota Padang memiliki program unggulan yaitu Membangun Pusat Kreativitas dan Inovasi Pemuda (youth center). Youth Center adalah sebuah ruang kreatif atau creative space yang dapat digunakan oleh para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk pengembangan dan pemasaran usaha mereka.
"Dari 1.968 para pelaku ekraf ada 258 subsektor yang terdampak akibat pandemi Covid-19 di antaranya berada di sektor kuliner, kriya atau kerajinan tangan, seni pertunjukan, periklanan, desain komunikasi visual, film dan video fotografi, penerbitan dan percetakan, radio dan televisi, komputer dan perangkat lunak," ungkap Hendri.
Hendri melanjutkan, sektor unggulan ekraf di Kota Padang di antaranya seni pertunjukan, seni kerajinan atau seni kriya, film animasi, video serta fotografi. Kemudian sektor ekraf yang berpotensi dikembangkan berupa seni rupa, desain komunikasi visual, tekstur, penerbitan, televisi dan radio, aplikasi dan game, desain interior, musik, dan desain produk.
"Strategi untuk pengembangan ekraf ini ke depan adalah bagaimana memperkuat konsep pembangunan pentahelix, di mana unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan ekraf di Kota Padang," kata Plt Wako.
Lebih lanjut, dikatakan bahwa Pemerintah Kota Padang memiliki program unggulan yaitu Membangun Pusat Kreativitas dan Inovasi Pemuda (youth center). Youth Center adalah sebuah ruang kreatif atau creative space yang dapat digunakan oleh para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk pengembangan dan pemasaran usaha mereka.
Lihat Juga :