Déjà Rêvé: Variasi Lain dari Déjà Vu, Bagaimana Bentuknya?

Rabu, 24 Maret 2021 - 14:31 WIB
Baik déjà rêvé atau déjà vu sering tertukar. Hal ini terjadi karena seseorang berpikir apakah hal tersebut terjadi karena tindakan yang pernah dilakukan pada waktu sebelumnya ataukah pernah ia mimpikan.

Sementara itu, penelitian pada 2010 menemukan bahwa batasan antara déjà vu dan déjà rêvé terlalu tipis.Hal tersebut karena keadaan mental yang terbuka lebar terhadap pengalaman yang terjadi, antara pernah dimimpikan atau pernah benar-benar terjadi.



Foto: Getty Images

Di dalam penelitian sains, baik déjà vu ataupun déjà rêvé merupakan sebuah situasi yang terjadi bukan karena adanya aktivitas supernatural seperti merasakan kembali sebuah kejadian, melainkan sebenarnya otak sedang mengalami kesulitan dalam mengakses memori atau pengalaman yang pernah terjadi sebelumnya.

Dengan memproses ingatan atau memori tentang kejadian yang telah lalu, aktivitas yang sedang terjadi yang sesungguhnya pengalaman baru, mengingatkan kembali dengan kejadian yang telah usai. Otak terus berproses dan mengingatnya kembali secara spesifik apakah hal tersebut nyata pernah terjadi atau tidak.

Seorang ahli mimpi (dream expert) doktor Leslie Ellies mengungkapkan bahwa mimpi adalah fenomena yang tidak mengikuti aturan linier ketat.

Baca Juga: Ini 5 Penyebab Kita Suka Lupa Isi Mimpi Setelah Bangun Tidur

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!