Nasib Buruk Drama 'Joseon Exorcist': Rating Merosot, Iklan Dicabut, dan Dipetisi untuk Disetop
Kamis, 25 Maret 2021 - 12:43 WIB
Foto: Wikipedia
Respons dari para sponsor atau pengiklan juga makin memperparah keadaan. Mengutip Korea Times , beberapa perusahaan yang menarik diri adalah Hoguanwon (produk kesehatan), Cozyma (produk kursi pijat), KT Telecom, LG Household & Health Care, ACE Bed, juga Samsung.
"Saat kami menandatangani kontrak, kami tidak mendapatkan skenario atau sinopsisnya. Kami kini meminta penghentian pemutaran iklan setelah mempelajari kontroversi yang terjadi," ujar perwakilan Hoguanwon.
Yang lebih mengkhawatirkan adalah kemungkinan salah satu investor, yaitu Mungyeong’s Foundation for Culture and Tourism juga ikut menarik diri. Mengutip Koreaboo, yayasan ini menanggung biaya produksi sebanyak 20%, dan kini sedang mengevaluasi keterlibatan mereka dalam drama ini.
Baca Juga: 5 Drama Korea yang Kontroversial karena Tema dan Adegannya
Sementara itu, masyarakat juga membawa kontroversi ini ke Blue House, wadah bagi masyarakat untuk mengajukan keluhan atau petisi kepada pemerintah pusat Korea Selatan.
Mengutip Koreaboo , mereka sudah mengumpulkan dukungan dari 127 ribu orang hanya dalam waktu satu hari saja. Pengisi petisi meminta pemerintah untuk menghentikan pemutaran "Joseon Exorcist" di SBS.
Foto: SBS
"Kalau drama ini masuk dalam genre fantasi, seharusnya mereka membuat karakter baru, (tapi) mereka menggunakan tokoh bersejarah. Jika penonton internasional menontonnya, mereka akan berpikir bahwa penggambaran era Joseon dalam drama tersebut adalah hal yang nyata," demikian tertulis dalam petisi.
Respons dari para sponsor atau pengiklan juga makin memperparah keadaan. Mengutip Korea Times , beberapa perusahaan yang menarik diri adalah Hoguanwon (produk kesehatan), Cozyma (produk kursi pijat), KT Telecom, LG Household & Health Care, ACE Bed, juga Samsung.
"Saat kami menandatangani kontrak, kami tidak mendapatkan skenario atau sinopsisnya. Kami kini meminta penghentian pemutaran iklan setelah mempelajari kontroversi yang terjadi," ujar perwakilan Hoguanwon.
Yang lebih mengkhawatirkan adalah kemungkinan salah satu investor, yaitu Mungyeong’s Foundation for Culture and Tourism juga ikut menarik diri. Mengutip Koreaboo, yayasan ini menanggung biaya produksi sebanyak 20%, dan kini sedang mengevaluasi keterlibatan mereka dalam drama ini.
Baca Juga: 5 Drama Korea yang Kontroversial karena Tema dan Adegannya
Sementara itu, masyarakat juga membawa kontroversi ini ke Blue House, wadah bagi masyarakat untuk mengajukan keluhan atau petisi kepada pemerintah pusat Korea Selatan.
Mengutip Koreaboo , mereka sudah mengumpulkan dukungan dari 127 ribu orang hanya dalam waktu satu hari saja. Pengisi petisi meminta pemerintah untuk menghentikan pemutaran "Joseon Exorcist" di SBS.
Foto: SBS
"Kalau drama ini masuk dalam genre fantasi, seharusnya mereka membuat karakter baru, (tapi) mereka menggunakan tokoh bersejarah. Jika penonton internasional menontonnya, mereka akan berpikir bahwa penggambaran era Joseon dalam drama tersebut adalah hal yang nyata," demikian tertulis dalam petisi.
Lihat Juga :