Prosedur Lebih Singkat, Kenali Pemasangan Alat Pacu Jantung Tanpa Operasi

Sabtu, 27 Maret 2021 - 05:05 WIB
Irama denyut jantung yang tidak normal membuat fungsi jantung sebagai pemompa darah ke seluruh tubuh terganggu. / Foto: ilustrasi/ist
JAKARTA - Denyut jantung normal berkisar 60-100 detak per menit. Keteraturan irama denyut itu terjadi karena adanya sistem listrik yang unik dalam jantung yang membuat otot-otot jantung berkontraksi membentuk denyutan.

Baca juga: Terkendala Pandemi, Atta-Aurel Akhirnya Hanya Foto Prewedding di Stadion GBK



Jika ada kerusakan dalam sistem listrik tersebut akan membuat jantung berdetak lebih cepat, lebih lambat, atau tidak beraturan. Hal itu tak boleh dibiarkan sebab irama denyut jantung yang tidak normal membuat fungsi jantung sebagai pemompa darah ke seluruh tubuh terganggu.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Dicky Armein Hanafy menjelaskan bahwa denyut jantung yang terlalu lambat atau disebut brakikardia, membuat tubuh tidak memperoleh darah yang cukup sehingga dapat mengakibatkan seseorang kelelahan, mudah pingsan, atau berkunang-kunang, bernapas pendek-pendek, serta mengalami kerusakan organ vital yang pada akhirnya dapat menuju pada kematian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!