Bagaimana Cara Mengetahui dan Mengatasi Sembelit pada Anak?
Selasa, 30 Maret 2021 - 23:32 WIB
Dalam Webinar bertajuk Mengetahui dan Mengatasi Sembelit pada Anak kali ini, para orang tua diajak berdiskusi sekaligus mendengarkan pengalaman langsung yang dibagikan para narasumber yang kompeten di bidangnya.
dr. Wulan Patricia Telew, Sp. A menjelaskan tanda-tanda yang dapat mengindikasikan bahwa anak terkena sembelit. "Sebagai orang tua, kita harus selalu memperhatikan perbedaan yang terjadi pada anak kita. Ketika anak sembelit, ada perubahan perilaku yang umumnya ditunjukkan. Misalnya seperti anak merasa sakit atau nyeri saat BAB sehingga sering menunda ke kamar mandi, mereka juga bisa kelihatan meringis atau menyilangkan kaki seperti sedang menahan sesuatu, nafsu makan pun menjadi buruk, dan perut jadi kembung. Tinjanya pun keras dan ukurannya bisa sangat besar atau kecil," paparnya.
"Ketika kita melihat si kecil menunjukkan gejala sembelit, kita tidak perlu panik karena sembelit dapat diatasi dengan memberikan cairan khusus atau obat pelunak tinja. Namun penting bagi orangtua melakukan tindakan pencegahan, yaitu dengan melakukan pijatan di daerah perut, melakukan ragam aktivitas serta melakukan toilet training, memperhatikan pola makan anak yang memiliki kandungan serat tinggi, dan yang terpenting adalah memperhatikan kecukupan asupan cairan dengan memenuhi kecukupan air mineral si kecil," jelasnya.
Memiliki buah hati tentu memberikan pengalaman berkesan bagi para orang tua. Banyaknya tantangan yang dihadapi selama masa pertumbuhan anak justru dapat mengembangkan pola asuh yang unik dan berbeda terutama pada peristiwa tertentu. Hal inilah yang dibagikan pula oleh Anissa Aziza, yang beberapa waktu lalu melahirkan anak keduanya.
"Sembelit itu susah-susah gampang ya atasinnya. Soalnya waktu anak kena sembelit itu jadi gampang rewel, apalagi anak-anak kan belum bisa ngomong apa yang mereka rasain. Tapi setelah belajar dari pengalaman anak pertama, aku selalu ambil langkah preventif dengan pastikan pola makan sehat buat anak-anak dan memberi asupan air minum yang cukup," ungkapnya.
dr. Wulan Patricia Telew, Sp. A menjelaskan tanda-tanda yang dapat mengindikasikan bahwa anak terkena sembelit. "Sebagai orang tua, kita harus selalu memperhatikan perbedaan yang terjadi pada anak kita. Ketika anak sembelit, ada perubahan perilaku yang umumnya ditunjukkan. Misalnya seperti anak merasa sakit atau nyeri saat BAB sehingga sering menunda ke kamar mandi, mereka juga bisa kelihatan meringis atau menyilangkan kaki seperti sedang menahan sesuatu, nafsu makan pun menjadi buruk, dan perut jadi kembung. Tinjanya pun keras dan ukurannya bisa sangat besar atau kecil," paparnya.
"Ketika kita melihat si kecil menunjukkan gejala sembelit, kita tidak perlu panik karena sembelit dapat diatasi dengan memberikan cairan khusus atau obat pelunak tinja. Namun penting bagi orangtua melakukan tindakan pencegahan, yaitu dengan melakukan pijatan di daerah perut, melakukan ragam aktivitas serta melakukan toilet training, memperhatikan pola makan anak yang memiliki kandungan serat tinggi, dan yang terpenting adalah memperhatikan kecukupan asupan cairan dengan memenuhi kecukupan air mineral si kecil," jelasnya.
Memiliki buah hati tentu memberikan pengalaman berkesan bagi para orang tua. Banyaknya tantangan yang dihadapi selama masa pertumbuhan anak justru dapat mengembangkan pola asuh yang unik dan berbeda terutama pada peristiwa tertentu. Hal inilah yang dibagikan pula oleh Anissa Aziza, yang beberapa waktu lalu melahirkan anak keduanya.
"Sembelit itu susah-susah gampang ya atasinnya. Soalnya waktu anak kena sembelit itu jadi gampang rewel, apalagi anak-anak kan belum bisa ngomong apa yang mereka rasain. Tapi setelah belajar dari pengalaman anak pertama, aku selalu ambil langkah preventif dengan pastikan pola makan sehat buat anak-anak dan memberi asupan air minum yang cukup," ungkapnya.
Lihat Juga :