Banyak Pesan Positif, Drama Radio Butir-Butir Pasir di Laut Diangkat Jadi Sinetron
Rabu, 07 April 2021 - 15:27 WIB
Butir-Butir Pasir di Laut diyakini Direktur Program RRI Soleman Yusuf akan memberikan nilai dan pesan edukasi yang baik bagi masyarakat sebagaimana serialnya di radio. / Foto: Thomas Manggalla
JAKARTA - WeTV Indonesia dan rumah produksi Verona Pictures serta Radio Republik Indonesia (RRI) menghadirkan drama seri penuh konflik bertajuk sinetron Butir-Butir Pasir di Laut. Drama seri yang mengadaptasi sandiwara radio RRI fenomenal berjudul sama ini diproduseri Titin Suryani dengan Co-Producer, Dwi Ilalang.
Baca juga: Melamar Citra Monica, Ifan Seventeen Mengaku Hanya Butuh Waktu 1 Bulan Persiapkan Acara
Mulai tayang di layanan streaming WeTV dan juga iFlix pada 8 April 2021, Butir-Butir Pasir di Laut diyakini Direktur Program RRI Soleman Yusuf akan memberikan nilai dan pesan edukasi yang baik bagi masyarakat sebagaimana serialnya di radio.
" Film ini nantinya akan memenuhi aturan P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran). Jadi nanti tidak akan ditemukan unsur-unsur sadistis, unsur-unsur pornografi, kekerasan, SARA. Itu tidak akan ada di dalamnya," kata Soleman usai konferensi pers sinetron Butir–Butir Pasir di Laut di auditorium Abdurahman Saleh RRI, Jakarta, Selasa (7/4).
Soleman optimistis karya penulis Edi Basrul dan memenangkan dua penghargaan Drama Radio Penyuluhan Terbaik di Asia Pasifik dan Asia pada 1970-an itu dapat menjadi tayangan program yang memberi nilai edukasi bagi masyarakat. Hal itu mengingat tujuan awal dibuatnya Butir-Butir Pasir di Laut sebagai kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk program penyuluhan terkait pengendalian kependudukan.
"Kini dengan ditayangkannya dalam bentuk audio visual, drama radio ini mengisi kerinduan masyarakat pada zamannya sekaligus memperkenalkan kepada generasi milenial akan drama radio fenomenal ini, yang membawa pesan moral kemanusiaan dan kebangsaan," ungkap Soleman.
Baca juga: Melamar Citra Monica, Ifan Seventeen Mengaku Hanya Butuh Waktu 1 Bulan Persiapkan Acara
Mulai tayang di layanan streaming WeTV dan juga iFlix pada 8 April 2021, Butir-Butir Pasir di Laut diyakini Direktur Program RRI Soleman Yusuf akan memberikan nilai dan pesan edukasi yang baik bagi masyarakat sebagaimana serialnya di radio.
" Film ini nantinya akan memenuhi aturan P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran). Jadi nanti tidak akan ditemukan unsur-unsur sadistis, unsur-unsur pornografi, kekerasan, SARA. Itu tidak akan ada di dalamnya," kata Soleman usai konferensi pers sinetron Butir–Butir Pasir di Laut di auditorium Abdurahman Saleh RRI, Jakarta, Selasa (7/4).
Soleman optimistis karya penulis Edi Basrul dan memenangkan dua penghargaan Drama Radio Penyuluhan Terbaik di Asia Pasifik dan Asia pada 1970-an itu dapat menjadi tayangan program yang memberi nilai edukasi bagi masyarakat. Hal itu mengingat tujuan awal dibuatnya Butir-Butir Pasir di Laut sebagai kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk program penyuluhan terkait pengendalian kependudukan.
"Kini dengan ditayangkannya dalam bentuk audio visual, drama radio ini mengisi kerinduan masyarakat pada zamannya sekaligus memperkenalkan kepada generasi milenial akan drama radio fenomenal ini, yang membawa pesan moral kemanusiaan dan kebangsaan," ungkap Soleman.
Lihat Juga :