MD Pictures Ingin Angkat Animasi ASJ ke Layar Lebar, tapi...
Sabtu, 10 April 2021 - 06:06 WIB
Beberapa tahun lalu, Manoj masih ragu memboyong Adit, Denis, Mita, dan karakter-karakter lainnya tampil di bioskop walaupun ada permintaan dari publik dan deretan penghargaan yang dapat dijadikan sebagai modal.
"Sekarang sudah saatnya, permintaan ada, sebelumnya rating di MNCTV sudah sangat tinggi. Brand-nya sudah ada atau sudah dikenal luas, tak kalah dari Upin-Ipin di Malaysia. Sayang kalau tidak dibawa (ke layar lebar). Belum ada animasi Indonesia yang sebesar ini dan tayang di bioskop," papar Manoj ketika jumpa pers Adit & Sopo Jarwo di MD Place, Jakarta, belum lama ini.
Lebih lanjut, Manoj mengatakan, tingginya biaya produksi film animasi juga menjadi pertimbangan pihaknya ketika memutuskan apakah Adit & Sopo Jarwo layak untuk difilmkan. Dia tidak ingin mengikuti jejak beberapa film animasi yang tak berhasil mencuri perhatian penonton dan akhirnya merugi.
Selain itu, sejauh mana animo masyarakat terhadap film animasi karya anak bangsa juga menjadi salah satu pertimbangan. Sejauh ini, animo masyarakat terhadap film tersebut terbilang baik, dibuktikan dengan kesuksesan Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir dan rencana peluncuran film-film yang diangkat dari serial animasi sukses seperti Nussa The Movie.
"Biaya produksinya terbilang tinggi, satu film kalau kita mau bikin yang bagus itu bisa Rp15 miliar. Film animasi itu tujuh menitnya bisa Rp200-300-an juta lho. Itu kendala utamanya, kalau SDM saya rasa sudah mampu kalau kita," ungkap Manoj.
"Sekarang sudah saatnya, permintaan ada, sebelumnya rating di MNCTV sudah sangat tinggi. Brand-nya sudah ada atau sudah dikenal luas, tak kalah dari Upin-Ipin di Malaysia. Sayang kalau tidak dibawa (ke layar lebar). Belum ada animasi Indonesia yang sebesar ini dan tayang di bioskop," papar Manoj ketika jumpa pers Adit & Sopo Jarwo di MD Place, Jakarta, belum lama ini.
Lebih lanjut, Manoj mengatakan, tingginya biaya produksi film animasi juga menjadi pertimbangan pihaknya ketika memutuskan apakah Adit & Sopo Jarwo layak untuk difilmkan. Dia tidak ingin mengikuti jejak beberapa film animasi yang tak berhasil mencuri perhatian penonton dan akhirnya merugi.
Selain itu, sejauh mana animo masyarakat terhadap film animasi karya anak bangsa juga menjadi salah satu pertimbangan. Sejauh ini, animo masyarakat terhadap film tersebut terbilang baik, dibuktikan dengan kesuksesan Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir dan rencana peluncuran film-film yang diangkat dari serial animasi sukses seperti Nussa The Movie.
"Biaya produksinya terbilang tinggi, satu film kalau kita mau bikin yang bagus itu bisa Rp15 miliar. Film animasi itu tujuh menitnya bisa Rp200-300-an juta lho. Itu kendala utamanya, kalau SDM saya rasa sudah mampu kalau kita," ungkap Manoj.
Lihat Juga :