Sesuai Wasiat, Acara Pemakaman Pangeran Philip Akan Berlangsung seperti Ini

Sabtu, 17 April 2021 - 07:02 WIB
Prosesi acara kemudian akan dilanjutkan dengan khutbah dari Uskup Agung Canterbury dan nyanyian lagu kebangsaan oleh paduan suara. The Last Post juga akan diputar selama kebaktian untuk menandakan bahwa seorang prajurit telah pergi ke peristirahatan terakhirnya. Dari keterangan seorang pejabat senior istana, kabarnya Pangeran Philip memang ingin Last Post menggema di kapel saat keluarga tercintanya berkumpul untuk acara upacara perpisahannya.

Gaya konsep militer dikatakan lebih lanjut bukanlah satu-satunya rencana yang diatur Pangeran Philip untuk pemakamannya. Peti jenazahnya akan dibawa ke Kapel St George dengan mobil Land Rover yang dimodifikasi khusus, yang kali pertama dia rancang lebih dari 15 tahun lalu.

Merancang khusus mobil tersebut, Pangeran Philip meminta Land Rover tersebut dicat ulang dengan warna hijau army. Dia juga lah yang mendesain bagian belakang atas terbuka, posisi tempat peti jenazahnya akan diletakkan.

Baca juga: Begini Cara Unik Ramon Y Tungka Ajak Milenial Peduli Lingkungan

Sementara itu, untuk acara pemakaman sendiri, dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid-19. Sesuai dengan aturan pembatasan yang ada, maka hanya sebanyak 30 orang yang akan menghadiri pemakaman, bukan 800 orang seperti yang direncanakan awalnya. Selain itu, tidak akan ada akses untuk publik dan tidak ada prosesi yang akan berlangsung di luar halaman kastil.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!