Jelang Ramadhan, Label Busana Ivan Gunawan Kebanjiran Permintaan

Minggu, 19 April 2020 - 16:32 WIB
Kesuksesan yang didapat ketiga lini busana Ivan itu lantaran sang desainer konsisten menggalakkan penjualan serta promosi secara daring. Ivan sejauh ini masih melaksanakan sistem bekerja dari rumah bagi seluruh pegawainya. Hal itu diterapkan sejak pandemi COVID-19 melanda Indonesia pada pertengahan Maret lalu.

“Karena kita mengikuti aturan pemerintah, toko diliburkan dan pegawai bekerja dari rumah. Tapi, akhirnya kita geber secara online. Kebetulan saya punya tim marketing online yang jago jualan. Jadi omzet bisa terus terjaga,” ungkap keponakan perancang busana Indonesia Adjie Notonegoro itu.

Soal warna busananya, Ivan sengaja mengonsep busana pria dan wanita yang memiliki kesamaan melalui warna maupun motif printing. Koleksi ini terbilang bervariasi paletnya mulai pastel, tanah, biru, hingga bold.

“Saya berusaha menciptakan look yang saya inginkan untuk customer Mandjha Hijab. Biasanya kita melihat busana pria dan wanita terinspirasi dari Middle East dan India. Tapi, ternyata Italia juga bisa memberi inspirasi tanpa batas dari pemandangan, arsitektur, hingga romantisme puisinya,” kata pria berdarah Jawa, Tionghoa, dan Belanda itu.

Dari segi desain, pilihannya tampak beragam bagi penggemar Mandja Hijab. Mulai gamis potongan A-line dihiasi lipit atau ruffle, celana palazzo, outer, hingga knit sweater. Pada koleksi ini warna serta motif printing busana wanita, pria, dan anak-anak sengaja dipilih dengan konsep yang sama. “Warna dan motif printing-nya sama. Jadi sekeluarga bisa samaan,” ujar Ivan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!