Aktor Star Wars Dee Bradley Baker: The Bad Batch Bukan Superhero
Jum'at, 07 Mei 2021 - 13:30 WIB
Meskipun harus melakukan sulih suara sendirian di dalam ruangan dengan berganti-ganti karakter, Dee mengaku menikmatinya. Dia merasa mempunyai pekerjaan yang menyenangkan. Dia menyebut The Bad Batch adalah proyek yang menyenangkan.
Untuk membuat suara yang berbeda bagi masing-masing karakter, Dee melihat karakter masing-masing. Baginya, karakter seperti Hunter, Wrecker dan Tech cukup mudah untuk diberi suara dan dibedakan satu sama lain. Karakter-karakter ini memang punya kepribadian yang cukup kuat dan menonjol ketika tampil. Namun, dia punya cerita berbeda ketika harus mengisi suara Crosshairs dan Echo.
Crosshairs adalah karakter yang cukup menarik di The Bad Batch. Di episode 1, dia mengkhianati teman-temannya dan memilih untuk memihak kepada Empire. Suara Crosshairs pun sangat khas. Bagi Dee, suaranya mirip ular melingkar yang mengandung ancaman. “Bagi saya, itu seperti ular melingkar, ada semacam ancaman. Bagi dia dan bagi saya, itu adalah citra dia yang mirip ular melingkar,” ujar Dee.
Sementara, Echo adalah anggota The Bad Batch yang pemarah. Echo ini separuh manusia dan separuh mesin. Dia adalah clone mengalami eksperimen mengerikan yang menyebabkannya menjadi cyborg. Inilah engapa dia cenderung punya citra yang sedikit lebih masam dibanding yang lain.
Baca Juga: Star Wars: The Bad Batch Lanjutkan Kisah The Clone Wars
Dari seluruh karakter yang dia sulih suarakan, Dee mengaku paling suka dengan Wrecker. Di antara lima anggota Clone Force 99, Wrecker punya badan yang paling besar. Jadi, bukan kejutan lagi kalau dia adalah orang paling kuat di grup itu. Kekuatannya yang besar ini merupakan kemampuan utamanya.
“Dia itu blak-blakan dan lucu. Tapi, saya sayang mereka semua. Emereka semua sangat menarik. Tapi, Wrecker mungkin yang paling menarik buat saya. Dan, dia itu sangat menyenangkan,” ujar Dee.
Untuk membuat suara yang berbeda bagi masing-masing karakter, Dee melihat karakter masing-masing. Baginya, karakter seperti Hunter, Wrecker dan Tech cukup mudah untuk diberi suara dan dibedakan satu sama lain. Karakter-karakter ini memang punya kepribadian yang cukup kuat dan menonjol ketika tampil. Namun, dia punya cerita berbeda ketika harus mengisi suara Crosshairs dan Echo.
Crosshairs adalah karakter yang cukup menarik di The Bad Batch. Di episode 1, dia mengkhianati teman-temannya dan memilih untuk memihak kepada Empire. Suara Crosshairs pun sangat khas. Bagi Dee, suaranya mirip ular melingkar yang mengandung ancaman. “Bagi saya, itu seperti ular melingkar, ada semacam ancaman. Bagi dia dan bagi saya, itu adalah citra dia yang mirip ular melingkar,” ujar Dee.
Sementara, Echo adalah anggota The Bad Batch yang pemarah. Echo ini separuh manusia dan separuh mesin. Dia adalah clone mengalami eksperimen mengerikan yang menyebabkannya menjadi cyborg. Inilah engapa dia cenderung punya citra yang sedikit lebih masam dibanding yang lain.
Baca Juga: Star Wars: The Bad Batch Lanjutkan Kisah The Clone Wars
Dari seluruh karakter yang dia sulih suarakan, Dee mengaku paling suka dengan Wrecker. Di antara lima anggota Clone Force 99, Wrecker punya badan yang paling besar. Jadi, bukan kejutan lagi kalau dia adalah orang paling kuat di grup itu. Kekuatannya yang besar ini merupakan kemampuan utamanya.
“Dia itu blak-blakan dan lucu. Tapi, saya sayang mereka semua. Emereka semua sangat menarik. Tapi, Wrecker mungkin yang paling menarik buat saya. Dan, dia itu sangat menyenangkan,” ujar Dee.
Lihat Juga :