Agar Mampu Bertahan, Kemenparekraf Dorong Digitalisasi Industri Kuliner

Sabtu, 22 Mei 2021 - 19:36 WIB
Menurut Menparekraf Sandi, digitalisasi perlu dilakukan sebagai bentuk adaptasi industri kuliner yang kurang bergairah selama masa pandemi Covid-19. / Foto: ist
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno kembali menekankan pentingnya digitalisasi industri kuliner sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif yang menempati posisi teratas.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak, Stop Berkerumun dan Bepergian!



Menurut Menparekraf Sandi, digitalisasi perlu dilakukan sebagai bentuk adaptasi industri kuliner yang kurang bergairah selama masa pandemi Covid-19.

Guna mempercepat digitalisasi tersebut, Kemenparekraf telah menyiapkan berbagai program, seperti pelatihan dan pendampingan agar industri kuliner mampu bertahan.

"Kemarin ada beberapa acara yang kita fasilitasi memberikan keterampilan khusus kepada masyarakat yang bergerak di sektor kuliner untuk beradaptasi dengan digitalisasi," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Sabtu (22/5).

Meskipun demikian, digitalisasi saja tidak cukup. Untuk menambah nilai jual produk harus ada cerita di balik produk tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!