Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak, Stop Berkerumun dan Bepergian!
Sabtu, 22 Mei 2021 - 12:05 WIB
loading...
Kerumunan di berbagai pusat perbelanjaan jelang Lebaran menjadi pemicu naiknya kasus Covid-19. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tren kenaikan kasus Covid-19 usai libur Lebaran mulai terlihat. Selama tiga hari angka kasus Covid-19 terus melonjak. Data terakhir kmarin kasus positif di Indonesia sebanyak 5.746.
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Dr. Sonny Harry B. Harmadi, menyampaikan meningkatnya aktivitas perjalanan akan menciptakan kerumunan. Kepatuhan protokol 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, akan turut berkurang.
“Inilah yang memicu lonjakan kasus. Lalu saat terjadi lonjakan kasus, beban pada pelayanan kesehatan juga ikut meningkat,” terangnya dalam Dialog bertema Terus Kencangkan Protokol Kesehatan yang diselenggarakan KPCPEN, Kamis (20/5).
Dikhawatirkan pasien Covid-19 yang dirawat di RS akan datang secara bersamaan dengan jumlah yang besar. “Kalau sampai 7-8 ribu pasien dirawat bersamaan, maka RS akan sangat kewalahan sehingga tidak bisa membantu dengan maksimal,” ungkap Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), dr. Lia G. Partakusuma Sp.PK. MM. MARS.
Baca Juga : Mengejutkan! Covid Sudah Ada Sejak 4 Dekade Lalu
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Dr. Sonny Harry B. Harmadi, menyampaikan meningkatnya aktivitas perjalanan akan menciptakan kerumunan. Kepatuhan protokol 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, akan turut berkurang.
“Inilah yang memicu lonjakan kasus. Lalu saat terjadi lonjakan kasus, beban pada pelayanan kesehatan juga ikut meningkat,” terangnya dalam Dialog bertema Terus Kencangkan Protokol Kesehatan yang diselenggarakan KPCPEN, Kamis (20/5).
Dikhawatirkan pasien Covid-19 yang dirawat di RS akan datang secara bersamaan dengan jumlah yang besar. “Kalau sampai 7-8 ribu pasien dirawat bersamaan, maka RS akan sangat kewalahan sehingga tidak bisa membantu dengan maksimal,” ungkap Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), dr. Lia G. Partakusuma Sp.PK. MM. MARS.
Baca Juga : Mengejutkan! Covid Sudah Ada Sejak 4 Dekade Lalu
Lihat Juga :