Ini Caranya agar Terhindar dari Masalah Pencernaan saat Lebaran
Sabtu, 23 Mei 2020 - 16:41 WIB
Al Bochi, yang juga pemilik Nutrisi Pohon Zaitun di Atlanta, menyarankan agar kita memulai Idul Fitri dengan minum air dan makan kurma, seperti yang dilakukan Nabi Muhammad saat berbuka puasa. Kurma akan memberikan serat, gula alami, kalium, magnesium, dan dorongan energi yang dibutuhkan tubuh setelah puasa. (Baca juga:3 Alasan Baju Baru Harus Dicuci Sebelum Dipakai)
Air minum sangat penting dalam mencegah dehidrasi setelah periode puasa yang panjang, terutama karena beberapa orang berpuasa hingga 17 jam tanpa menghilangkan dahaga mereka setiap hari. Para ahli juga menyoroti pentingnya diversifikasi asupan makanan untuk mendapatkan nutrisi yang tepat.
"Buah-buahan dan sayuran, itu akan memberi Anda mineral yang Anda lewatkan," jelas Courtney Ferreira, ahli gizi klinis di University of Maryland Medical Center. (Baca Juga: Konsumsi Kue Lebaran Berlebihan Dapat Menurunkan Kekebalan Tubuh )
Strategi makan sehat lain adalah beristirahat tiga hingga empat jam di antara waktu makan. Cara ini akan membantu sistem pencernaan mendorong bakteri atau kotoran dari bagian atas saluran pencernaan ke bagian bawah.
Air minum sangat penting dalam mencegah dehidrasi setelah periode puasa yang panjang, terutama karena beberapa orang berpuasa hingga 17 jam tanpa menghilangkan dahaga mereka setiap hari. Para ahli juga menyoroti pentingnya diversifikasi asupan makanan untuk mendapatkan nutrisi yang tepat.
"Buah-buahan dan sayuran, itu akan memberi Anda mineral yang Anda lewatkan," jelas Courtney Ferreira, ahli gizi klinis di University of Maryland Medical Center. (Baca Juga: Konsumsi Kue Lebaran Berlebihan Dapat Menurunkan Kekebalan Tubuh )
Strategi makan sehat lain adalah beristirahat tiga hingga empat jam di antara waktu makan. Cara ini akan membantu sistem pencernaan mendorong bakteri atau kotoran dari bagian atas saluran pencernaan ke bagian bawah.
(don)
Lihat Juga :