Nikmati Musik dengan Moshing: Penyebab, Jenis, dan Kasus Tragis yang Pernah Terjadi

Selasa, 08 Juni 2021 - 15:46 WIB
Sebelum moshing dimulai, penonton biasanya akan berkumpul seperti biasa. Mosh pit biasanya dilakukan saat terdapat aba-aba penonton mulai membentuk area lingkaran atau terbuka di depan panggung. Terkadang, band hardcore yang akan tampil juga membuat aba-aba.

Baca Juga: Asal-usul Shoegaze, Genre Musik yang lagi Tren di Kalangan Musisi Indie Indonesia

Ternyata dalam moshing, juga terdapat jenis-jenisnya. Berikut adalah beberapa jenis-jenis gerakan dalam moshing yang perlu kamu tahu.

1. Slam dancing, gerakan ini dilakukan dengan mengayunkan tangan dan kaki secara kuat mengikuti alunan musik.

2. Stage diving, yang dilakukan dengan melompat dari atas panggung ke arah kerumunan.

3. Crowd surfing adalah menggerakkan orang stage diving yang diangkat dari satu penonton ke penonton lainnya.

4. Circle pit adalah gerakan membentuk lingkaran kemudian berlari mengitari lingkaran sambil berteriak.

5. Push moshing adalah gerakan mendorong sesama penonton yang berada dalam lingkaran.

6. Wall of Death dilakukan dengan membelah penonton menjadi dua kubu kemudian disatukan sehingga terlihat sebagai bentrokan.

BENTUK EKSPRESI MUSIK PENGGEMAR MUSIK HARDCORE



Foto: pixeleye.de

Beberapa orang yang melihat moshing akan takut karena keagresifan penontonnya. Namun, bagi penggemar musik hardcore, moshing menjadi hal yang wajib ada dalam konser.

Bagi penggemar musik hardcore, moshing adalah cara bagi mereka untuk menikmati musik. Dengan moshing, energi yang diberikan oleh band-band ditangkap oleh para penggemar sehingga menghasilkan mosh pit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!