Sering Salah Kaprah, Gaya Hidup Minimalis dan Frugalisme Ternyata Gak Sama

Senin, 25 Mei 2020 - 18:00 WIB


Foto: istockphoto

Yang ada, duit kamu habis untuk memuaskan ego mengikuti tren. Lupakan gengsi, karena ngikutin gengsi gak akan ada habisnya.

Berikutnya, hindari berutang. Jangan sampe, deh, kamu berutang ke teman untuk urusan makan, padahal kamu abis beli barang yang relatif mewah buat ukuran kantong kamu.

Apalagi, sekarang banyak jasa pinjaman online yang bikin kamu makin gampang berutang. Data statistik Fintech Lending Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Maret 2020 menunjukkan, bahwa usia 19 tahun-34 tahun mendominasi peserta pinjaman online, yaitu sebanyak 70,07 persen. Jadi, jangan sampai terjerat utang, ya!

Nah, yang utama, kamu harus bisa menabung atau berinvestasi. Tapi berinvestasi juga mesti hati-hati.



Foto:gisfunds.com

Menurut Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Sondang Martha Samosir, literasi keuangan generasi muda masih rendah, yaitu di bawah 35 persen. Hal ini membuat kita rentan terjebak investasi bodong.

Untuk itu, dia mengimbau untuk mengenal 2L dalam berinvestasi, yaitu Legal dan Logis.

"Legal, pastikan ada institusi yang mengawasinya. Logis, pastikan bahwa tawarannya masih masuk akal,” jelasnya.

Anggita Hutami Ratnaningsih

Kontributor GenSINDO

Politeknik Negeri Jakarta

Instagram: @gitahut
(it)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!