4 Tipe Impulse Control Disorder, Ternyata Ada di Karakter Drama Korea Ini
Selasa, 22 Juni 2021 - 12:54 WIB
Foto: tvN
IED adalah gangguan ketika seseorang mengeskpresikan kemarahannya secara berlebihan seperti berkata kasar, membanting barang atau memukul. Tokoh Han Jin-hee (Kim Hye Hwa) dalam drama "Mine" dekat dengan tanda-tanda ini.
Beberapa episode dalam drama "Mine" menayangkan cara Han Jin-hee mengekspresikan amarah dengan membanting barang-barang di sekitarnya. Dalam salah satu episode "Mine", diceritakan bahwa toko roti yang dikelola oleh Han Jin-hee mendapat tanggapan negatif dari konsumennya atas roti krimnya. Jin-hee kemudian datang ke kantor dan meluapkan emosi kepada pegawainya dengan berteriak, melempar roti-roti, dan melemparkan roti krim kepada salah satu pegawai.
Bahkan sang suami selalu meminta cerai darinya karena tidak tahan dengan sikapnya yang selalu berteriak, membanting barang, dan memukul ketika sedang marah. Karena sifatnya itu Han Jin-hee harus konsultasi kepada psikolog, tapi ia memilih untuk mengunjungi Suster Emma.
3. CONDUCT DISORDER
Foto: Viu
Gangguan ini terjadi pada anak anak. Beberapa ciri-ciri pengidap gangguan ini adalah sikap yang selalu mengancam, mengintimidasi, perilaku kejam menyakiti orang lain, hingga menyakiti binatang. Anak yang mengalami gangguan ini kurang memiliki sifat simpati dan empati, tidak mempedulikan lingkungan sekitar dan tidak merasa bersalah ketika melakukan sebuah kesalahan.
Karakter Jung Jae-hoon (Kim Kang-hoon) alias Jung Ba-reum kecil dalam drama "Mouse" dekat dengan gambaran ini. Jung Jae-hoon adalah anak yang di lingkungan sekolahnya tidak punya teman, karena teman-temannya menganggapnya sebgaai anak yang aneh. Perilaku anehnya antara lain membunuh ikan dan anjing kesayangan milik ayahnya tanpa belas kasihan, mengancam adiknya hingga mengintimidasi sang adik dengan memasukkan ke sebuah lubang di semak-semak supaya tidak mengadu.
Setelahnya ia pun tidak merasa bersalah. Jung Jae-hoon juga punya tatapan yang kosong, menunjukkan kurangnya sifat simpati dan empati kepada lingkungan sekitarnya. Perilaku Jung Jae-hoon tersebut menandakan gejala Conduct Disorder. Berdasarkan buku "Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder" (DSM-5), seseorang sebelum berumur 18 tahun tidak dapat didiagnosis mengalami gangguan kejiwaan. Oleh karena itu, julukan psikopat tidak bisa diberikan pada anak-anak.
Baca Juga: 8 Drama Korea Genre Komedi Romantis Terbaik 2019-2020
Lihat Juga :