Rahasia di Balik Musik yang Perlu Kamu Tahu
Sabtu, 26 Juni 2021 - 10:40 WIB
Mengurangi Rasa Cemas dan Pikiran Negatif
Ketidakpastian dari akhir pandemi membuat kita diliputi perasaan cemas. Banyak orang yang kemudian menyalahkan diri sendiri karena merasa tidak berkembang. Ternyata, musik juga bisa mengurangi rasa cemas ini.
Menurut penelitian yang dilakukan Kathi J. Kemper dan Suzanne C. Danhauer, selain meningkatkan kesehatan, musik juga bisa meringankan rasa sakit dari perasaan dan pikiran yang kurang menyenangkan dan membantu untuk mengurangi rasa cemas.
Dengan mendengarkan musik, gelombang otak akan seimbang. Saat memiliki perasaan cemas, gelombang otak akan meningkat sehingga cenderung akan membuat pikiran kacau. Untuk menenangkannya musik diperlukan agar kita menjadi rileks dan santai.
Menurunkan Gangguan Depresi
Bagi mahasiswa, tugas-tugas kuliah yang tak ada habisnya membuat pikiran lelah. Kita pun cenderung kekurangan waktu istirahat. Oleh karena itu, tak jarang mahasiswa juga mengalami penyakit mental, salah satunya depresi.
Foto: Getty Images
Ekspektasi yang tinggi membuat para mahasiswa merasa tertekan. Apalagi banyak orang yang menaruh harapan tinggi kepada kita untuk menjadi pribadi yang sempurna. Padahal, belum tentu harapan itu sesuai dengan keinginan mereka.
Penelitian terapi musik selama satu bulan oleh M. Dinah Charlota Lerik dan Johana Endang Prawitasari menyimpulkan bahwa musik ternyata efektif dalam mengurangi gejala gangguan depresi yang dialami oleh mahasiswa dalam pelaksanaannya.
Ketidakpastian dari akhir pandemi membuat kita diliputi perasaan cemas. Banyak orang yang kemudian menyalahkan diri sendiri karena merasa tidak berkembang. Ternyata, musik juga bisa mengurangi rasa cemas ini.
Menurut penelitian yang dilakukan Kathi J. Kemper dan Suzanne C. Danhauer, selain meningkatkan kesehatan, musik juga bisa meringankan rasa sakit dari perasaan dan pikiran yang kurang menyenangkan dan membantu untuk mengurangi rasa cemas.
Dengan mendengarkan musik, gelombang otak akan seimbang. Saat memiliki perasaan cemas, gelombang otak akan meningkat sehingga cenderung akan membuat pikiran kacau. Untuk menenangkannya musik diperlukan agar kita menjadi rileks dan santai.
Menurunkan Gangguan Depresi
Bagi mahasiswa, tugas-tugas kuliah yang tak ada habisnya membuat pikiran lelah. Kita pun cenderung kekurangan waktu istirahat. Oleh karena itu, tak jarang mahasiswa juga mengalami penyakit mental, salah satunya depresi.
Foto: Getty Images
Ekspektasi yang tinggi membuat para mahasiswa merasa tertekan. Apalagi banyak orang yang menaruh harapan tinggi kepada kita untuk menjadi pribadi yang sempurna. Padahal, belum tentu harapan itu sesuai dengan keinginan mereka.
Penelitian terapi musik selama satu bulan oleh M. Dinah Charlota Lerik dan Johana Endang Prawitasari menyimpulkan bahwa musik ternyata efektif dalam mengurangi gejala gangguan depresi yang dialami oleh mahasiswa dalam pelaksanaannya.
Lihat Juga :