Studi: Usai Terima Vaksin Covid-19, 23 Tentara Muda Alami Peradangan Otot Jantung
Rabu, 30 Juni 2021 - 14:02 WIB
Karena temuan ini, regulator kesehatan Amerika Serikat menambahkan peringatan ke literatur yang menyertai vaksin berbasis mRNA untuk menandai risiko langka peradangan jantung yang terlihat terutama pada pria muda. Meski begitu, peneliti menegaskan bahwa manfaat vaksin masih jauh lebih besar dibandingkan risiko ini.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal medis JAMA Cardiology itu mengungkapkan bahwa 19 subjek adalah anggota militer atau tentara yang telah menerima dosis vaksin lengkap. "Yang lainnya baru menerima satu dosis dan ada juga yang sudah pensiun dari militer," terang laporan tersebut.
"Estimasi di populasi umum memperkirakan akan ada delapan atau lebih sedikit kasus miokarditis dari 436.000 anggota militer pria yang menerima dua suntikan COVID-19," tambah penelitian tersebut.
Sementara itu, panel luar sudah memberikan masukan ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) bahwa laporan terkait miokarditis pascavaksinasi lebih tinggi pada pria dan dilaporkan dalam seminggu setelah dosis vaksin kedua. "Kasus ini ditemukan pada 12,6 kasus per 1 juta orang yang sudah divaksinasi lengkap," ungkap laporan itu.
"Delapan dari pasien militer dalam penelitian tersebut diberikan scan diagnostik dan menunjukkan tanda-tanda peradangan jantung yang tidak dapat dijelaskan oleh penyebab lain," kata penelitian tersebut. Para pasien dalam penelitian ini berkisar dari usia 20 hingga 51 tahun.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal medis JAMA Cardiology itu mengungkapkan bahwa 19 subjek adalah anggota militer atau tentara yang telah menerima dosis vaksin lengkap. "Yang lainnya baru menerima satu dosis dan ada juga yang sudah pensiun dari militer," terang laporan tersebut.
"Estimasi di populasi umum memperkirakan akan ada delapan atau lebih sedikit kasus miokarditis dari 436.000 anggota militer pria yang menerima dua suntikan COVID-19," tambah penelitian tersebut.
Sementara itu, panel luar sudah memberikan masukan ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) bahwa laporan terkait miokarditis pascavaksinasi lebih tinggi pada pria dan dilaporkan dalam seminggu setelah dosis vaksin kedua. "Kasus ini ditemukan pada 12,6 kasus per 1 juta orang yang sudah divaksinasi lengkap," ungkap laporan itu.
"Delapan dari pasien militer dalam penelitian tersebut diberikan scan diagnostik dan menunjukkan tanda-tanda peradangan jantung yang tidak dapat dijelaskan oleh penyebab lain," kata penelitian tersebut. Para pasien dalam penelitian ini berkisar dari usia 20 hingga 51 tahun.
Lihat Juga :