Hadir Sejak 2017, Klinik Asiki Bantu Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak di Asiki, Papua

Sabtu, 03 Juli 2021 - 18:49 WIB
Manajer Klinik Asiki, dr Firman Jayawijaya menjelaskan, ada beberapa program yang sudah dijalankan untuk mengurangi jumlah kematian ibu hamil dan bayi baru lahir di kawasan Asiki. Di antaranya melakukan promosi secara masif ke kampung-kampung mengenai layanan kesehatan Asiki yang cakap dalam menangani persalinan.

Klinik Asiki juga memberikan bingkisan persalinan yang berisikan kebutuhan utama bagi ibu maupun anak. Hadiah ini diharapkan mampu 'merangsang' keinginan para calon ibu yang masih merasa sungkan untuk melahirkan di fasilitas kesehatan.

Dokter Firman menceritakan, menurut kepercayaan yang berkembang di masyarakat Asiki, proses persalinan harus dilakukan di bivak atau tenda dan tanpa diiringi tenaga kesehatan. "Mereka hanya ditemani keluarga, suami yang tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam mendampingi proses melahirkan," jelasnya.

Beberapa di antara mereka mampu melalui proses persalinan dengan sehat dan baik. Tapi, tidak sedikit juga bayi baru lahir dan ibu yang mengalami infeksi, pendarahan hebat hingga hipotermia hingga harus mendapatkan penanganan lebih lanjut dari klinik.

Kebiasaan yang sudah turun temurun pada masyarakat asli Papua di sekitar wilayah perusahaan ini perlahan coba diubah Klinik Asiki. Sejak 2017, Klinik Asiki rutin memberikan sosialisasi dan edukasi kepada calon ibu mengenai proses persalinan yang aman hingga mengadakan senam hamil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!