Anak-Anak Rentan Terpapar COVID-19 Varian Baru, Begini Penjelasan Ahli
Selasa, 06 Juli 2021 - 16:16 WIB
Foto Ilustrasi/The Economic Times
JAKARTA - Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat bahwa jumlah anak yang terpapar COVID-19 terus bertambah. Bahkan, data kematian anak akibat COVID-19 masih menjadi tertinggi di dunia.
Di DKI Jakarta, misalnya, menurut Dinas Kesehatan DKI, ada 74 ribu anak terpapar COVID-19, terbanyak di kelompok usia 5 hingga 18 tahun. Data lengkapnya, anak usia 5-18 tahun kasusnya sebanyak 57.974 kasus, anak usia 1-4 (13.296), dan anak di bawah 1 tahun (3.362).
Baca Juga: Ketua Satgas IDI: Dokter Tak Boleh Pakai Ivermectin untuk Pengobatan COVID-19
"Warga Jakarta tercinta, sehebat apapun fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan kita, pasti akan kewalahan jika jumlah pasien terus bertambah. Sebab itu aliran wabah ini harus kita bendung di hulu. Maka tolooong sekali, kami mohon kepada seluruh warga untuk meningkatkan disiplin prokes, jadikan 5M sebagai kebutuhan," pinta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ariza Patria di Instagram, belum lama ini.
Di DKI Jakarta, misalnya, menurut Dinas Kesehatan DKI, ada 74 ribu anak terpapar COVID-19, terbanyak di kelompok usia 5 hingga 18 tahun. Data lengkapnya, anak usia 5-18 tahun kasusnya sebanyak 57.974 kasus, anak usia 1-4 (13.296), dan anak di bawah 1 tahun (3.362).
Baca Juga: Ketua Satgas IDI: Dokter Tak Boleh Pakai Ivermectin untuk Pengobatan COVID-19
"Warga Jakarta tercinta, sehebat apapun fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan kita, pasti akan kewalahan jika jumlah pasien terus bertambah. Sebab itu aliran wabah ini harus kita bendung di hulu. Maka tolooong sekali, kami mohon kepada seluruh warga untuk meningkatkan disiplin prokes, jadikan 5M sebagai kebutuhan," pinta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ariza Patria di Instagram, belum lama ini.
Lihat Juga :