Tingkat Konsumsi Susu Masih Rendah, Milk-Ido Donasikan 5.000 Paket Susu

Jum'at, 09 Juli 2021 - 15:29 WIB
Tingkat konsumsi susu di Indonesia masih terbilang rendah dibanding negara-negara Asia Tenggara lainnya. / Foto: ist
JAKARTA - Tingkat konsumsi susu di Indonesia masih terbilang rendah dibanding negara-negara Asia Tenggara lainnya. Fakta tersebut dikemukan Ditjen PKH Kementrian Pertanian pada saat Hari Susu Sedunia, yang diperingati setiap 1 Juni.

Baca juga: Cara Kontrol Emosi dalam Hubungan supaya Langgeng dan Bahagia



Susu memiliki banyak manfaat, terutama bagi anak-anak . Melihat kenyataan masih rendahnya konsumsi susu per kapita masyarakat Indonesia, OT Group meluncurkan produk susu Milk-Ido. Susu dalam kemasan botol ini memiliki kualitas susu sapi segar namun dengan harga terjangkau.

Badan Pusat Statistik pada 2020 mencatat konsumsi susu nasional sebesar 16,27 kg/kapita/tahun. Angka ini lebih rendah dibanding negara Asia Tenggara lainnya, misalnya Malaysia 36,20, Myanmar 26,7, dan Thailand 22,20. Selain itu, data juga menunjukkan bahwa bahan baku utama produk susu di Indonesia yaitu susu sapi masih mengandalkan produk impor, hal ini tentunya memengaruhi harga jual produk ke konsumen.

"Produksi susu sapi dalam negeri hanya bisa mencukupi sekitar 20 persen kebutuhan nasional," ungkap Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, Harianus Zebua melalui keterangan tertulisnya, Jumat (9/7).

"Kami melihat ini adalah salah satu akar masalah masih rendahnya tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia terutama di kalangan anak-anak. Pada pertengahan tahun ini OT Group kembali berinovasi dengan meluncurkan produk Susu Milk-Ido. Susu dalam kemasan botol ini menggunakan bahan utama susu sapi segar Friesian Holstein," lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!