Ini Pentingnya Kamu Kuasai Bahasa Tubuh Menurut Hasil Penelitian

Sabtu, 17 Juli 2021 - 10:21 WIB
Ini diambil dari Model Komunikasi Mehrabian, yang berarti bahwa bahasa tubuh lebih penting daripada nada suara dan pilihan kata ketika mengomunikasikan perasaan yang sebenarnya. Ini berarti bahwa "bagaimana mengatakan" lebih penting daripada "apa yang harus dikatakan".

Namun, ini memang tidak berlaku untuk semua kasus. Mehrabian menjelaskan bahwa studinya hanya membahas komunikasi yang melibatkan perasaan dan sikap. Pada kasus lain, bahkan komunikasi 100% nonverbal juga bisa untuk menyampaikan pesan.



Foto: Headwayio/Unsplash

Contohnya saja pada karakter-karakter bisu seperti Charles Chaplin, Silent Bob, Teller dari Penn & Teller, Wall-E, dan Courage the Cowardly Dog dapat menggambarkan seluruh spektrum emosi manusia meski tak mengucapkan kata-kata.

Saat Bahasa Tubuh Sangat Diperhatikan

Ada momen-momen saat bahasa tubuh sangat diperhatikan oleh seseorang. Momen-momen tersebut antara lain saat seseorang mencoba melarikan diri dari sesuatu, saat direkam atau di depan penonton, dan saat mencoba untuk membuat orang lain terkesan, seperti saat pesta atau kencan.

Sebagian besar orang tidak sadar bahwa mereka memberikan isyarat yang menunjukkan perasaan mereka yang sebenarnya.

Selain itu, banyak isyarat bahasa tubuh bersifat genetik atau diwariskan. Mereka menjadi respons otomatis terhadap stres atau terhadap lingkungan.

Misalnya, hari ini kamu pergi ke kedai kopi terdekat dan melihat seorang perempuan memutar-mutar rambutnya sambil berbicara dengan seorang pria. Seorang pria yang mendiskusikan kesepakatan bisnis di telepon tiba-tiba mengayunkan kakinya ke atas dan ke bawah, dan bahkan seorang pria di depan laptop menggigit kukunya dengan gugup hingga terluka. Semuanya dilakukan tanpa mereka memikirkan perilaku nonverbal mereka.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!